• Login
Bacaini.id
Monday, June 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Macam-macam Ritual Percintaan Hewan yang Bikin Kuduk Berdiri

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
27 December 2024 05:00
Durasi baca: 3 menit
Macam-macam Ritual Percintaan Hewan yang Bikin Kuduk Berdiri. (foto ilustrasi/pinterest)

Macam-macam Ritual Percintaan Hewan yang Bikin Kuduk Berdiri. (foto ilustrasi/pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Jangan dikira hanya manusia yang bisa berlaku kejam soal percintaan.

Dunia hewan atau fauna ternyata punya kekejamannya sendiri dan bahkan termasuk dalam urusan perkembangbiakan.

Pada sebagian besar hewan, ritual berkembang biak hanyalah urusan melanggengkan spesies.

Tak ada urusan dengan prokreasi ala manusia yang lebih mengutamakan kenikmatan.

Berikut beberapa hewan yang cara kawinnya bikin merinding bulu kuduk. 

Lebah Madu

Dikutip dari Ripley’s, selama musim semi atau cuaca cerah, ratu lebah muda terbang di tengah kumpulan lebah jantan yang disebut drone.

Perkawinan lebah hanya terjadi satu kali seumur hidup mereka. Ratu lebah akan terbang tinggi sementara para lebah jantan berlomba mengejar dan mengawininya.

Jangan membayangkan adegan mesra bercinta di udara. Tidak sama sekali! 

Ketika lebah jantan berhasil kawin dengan ratu lebah di udara, organ reproduksinya meledak dan robek, melepaskan sperma dan sebagian testisnya masuk ke dalam organ sang ratu.

Menurut penelitian, hal ini kemungkin berfungsi sebagai penghalang untuk mencegah masuknya pejantan lain.
Setelah proses kawin yang dramatis ini, lebah jantan jatuh ke tanah dan mati. 

Laba-laba

Beberapa jenis laba-laba memiliki ritual kawin yang cukup seram. Salah satunya jenis Autumn Spider, Laba-laba musim gugur.

Laba-laba jantan akan memberi hadiah pada betina incarannya agar mau diajak berkembang biak. Semacam lamaran mungkin di dunia manusia.

“Hantarannya” ga main-main, serangga mati yang sudah dia “kafani” dengan benang sutranya.

Terkadang, hantaran ini adalah sesama laba-laba jantan yang jadi saingannya!

Jika hantaran ini membuat laba-laba betina senang, maka mereka akan melakukan ritual berkembang biak 10 kali lebih lama dari biasanya. 

Anglerfish  

Ikan laut dalam bermuka seram ini memiliki kehidupan seksual yang juga menyeramkan.

Hidup di laut dalam dengan lingkungan yang keras, membuat spesies ini memiliki cara berkembang biak yang tak biasa.

Definisi “cinta menyatukan dua insan berbeda” benar-benar terjadi secara harfiah.

Proses perkawinan jantan dan betina adalah dengan cara menyatu seumur hidup mereka.

Diawali dengan anglerfish jantan menggigit bagian tubuh betina. Gigitan itu akan terus mendekatkan mereka secara fisik hingga kulit mereka bersatu.

Menyatunya kulit tubuh diiringi dengan pembuluh darah yang juga menjadi satu. Hal ini membuat anglerfish jantan menjadi seperti parasit bagi betinanya.

Dua ikan lain jenis ini terus mempererat penyatuan mereka hingga saat jantan mati.

Jasadnya telah menyatu dengan tubuh betina dan hanya menyisakan bagian kelamin yang tetap akan memroduksi sperma untuk menyediakan benih kapanpun si betina siap bereproduksi.

Sebuah proses perkembangbiakan yang seperti tak masuk akal namun nyata. 

Belalang Sembah

Belalang sembah betina terkenal suka menyerang dan melakukan kanibalisasi terhadap pasangannya selama atau setelah melakukan hubungan seksual.

Namun rupanya studi terbaru mengatakan bahwa perkawinan belakang sembah lebih mirip pertarungan hidup dan mati.

Artinya, bukan hanya belalang betina yang “jahat”. Belalang jantan pun menyerang, bertarung dan mencoba mengalahkan betinanya sebelum proses perkembangbiakan terjadi.

Dikutip dari New Scientist, sebelum kawin, dua jantan dan betina belalang sembah bertarung selama kurang lebih 12 jam!

Hasil pertarungan ini akan menentukan nasib terutama pada pejantannya. Jika jantan yang menang, dia akan aman selama perkawinan terjadi.

Namun jika kalah, kemungkinan besar belalang jantan ini akan menjadi santapan betinanya selama atau setelah proses perkawinan terjadi. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: berdiribulu kudukhewanritualritual percintaan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi dana Bansos

Ramai-ramai Cek Status Penerima Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos

Mengenal PBX Finder, Alat Pelacak Yang Ditemukan di Mobil Mantan Ketua BEM UGM

Ilustrasi perbandingan makhluk mitologi Indonesia Nyi Blorong, Lembuswana, dan Ahool dengan legenda dunia

3 Makhluk Mitologi Indonesia yang Mirip Legenda Dunia, Ada Nyi Blorong

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In