• Login
Bacaini.id
Monday, May 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Konsumen Indonesia Paling Ramah Lingkungan di Asia

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
16 July 2025 05:00
Durasi baca: 2 menit
Konsumen Indonesia Paling Ramah Lingkungan di Asia (foto ilustrasi/freepik)

Konsumen Indonesia Paling Ramah Lingkungan di Asia (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Tren belanja dengan kemasan ramah lingkungan semakin menguat di masyarakat atau konsumen Indonesia.

Riset terbaru dari Statista Consumer Insights menunjukkan konsumen Indonesia adalah yang paling peduli dengan kemasan ramah lingkungan ketimbang negara lain di Asia.

42% konsumen di Indonesia menjadikan kemasan ramah lingkungan sebagai pertimbangan utama saat belanja kebutuhan sehari-hari, terutama makanan.

Angka ini jauh di atas rata-rata global yang hanya 22% dan karenanya Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia.

Berada di peringkat pertama sebagai negara dengan konsumen paling peduli kemasan eco-friendly, Indonesia diikuti oleh:

• India, 33%

• Filipina, 32%

• Vietnam, 31%

• Thailand, 28%

• Malaysia, 26%

• China, 24%

Sementara dua negara maju di Asia justru menempati posisi terbawah, yaitu:

• Singapura, 20%

• Korea Selatan, 13%

Dua negara tersebut dikenal memiliki teknologi dan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih baik.

Namun kepedulian penggunaan kemasan eco-friendly dari sisi konsumen, masih rendah.

Kemasan ramah lingkungan bukan sekadar tren, tapi bagian dari gaya hidup berkelanjutan.

Penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan telah menciptakan krisis sampah global, termasuk di Indonesia.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan Indonesia memroduksi lebih dari 60 juta ton sampah per tahun, dan sebagian besar berupa sampah plastik.

Kemasan ramah lingkungan adalah upaya untuk mengurangi limbah tersebut, dengan menggunakan bahan yang bisa didaur ulang.

Juga mudah terurai di alam dan berbahan dasar organik atau non-plastik.

Perubahan perilaku konsumen ini menjadi peringatan bagi pelaku usaha, terutama di sektor makanan, minuman, dan ritel.

Jika bisnis masih memakai kemasan berbahan plastik sekali pakai, potensi kehilangan konsumen akan semakin besar.

Konsumen kini cenderung memilih produk yang sejalan dengan nilai lingkungan yang mereka pegang.

Sebaliknya perusahaan yang mulai beralih ke kemasan ramah lingkungan bukan hanya dianggap lebih bertanggung jawab.

Mereka juga bisa mendapatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen yang lebih tinggi.

Jika tren ini terus berkembang, bisa jadi Indonesia akan menjadi pelopor belanja berkelanjutan di kawasan Asia.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Indonesiakemasan ramah lingkungankonsumen Indonesiakonsumen Indonesia ramah lingkunganramah lingkungan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi teror pocong viral di Jawa Timur yang mengingatkan pada kasus ninja dan kolor ijo

Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

Ilustrasi teror pocong. Foto: bacaini by AI

Teror Pocong, Hoaks yang Menjadi Modus Kriminal

Kepiting berjalan menyamping di pasir pantai sebagai hasil evolusi sejak Periode Jura Awal

Terjawab Mengapa Kepiting Berjalan Menyamping

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In