• Login
Bacaini.id
Monday, June 22, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kenapa Allah SWT Menyembunyikan Malam Lailatul Qadar?

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
18 March 2025 15:48
Durasi baca: 2 menit
Kenapa Allah SWT Menyembunyikan Malam Lailatul Qadar? (foto ilustrasi/ist)

Kenapa Allah SWT Menyembunyikan Malam Lailatul Qadar? (foto ilustrasi/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling mulia bagi umat Islam, terutama bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Malam Lailatul Qadar diimani sebagai malam penuh berkah, ampunan, dan kemuliaan yang lebih mulia ketimbang seribu bulan.

Lantaran besarnya ganjaran Lailatul Qadar yang dijanjikan, umat disunahkan untuk meningkatkan ibadahnya. Sebab Allah SWT hanya memberi bocoran tanda dan waktu.

Dalam kitab ad-Din wa al-Hayat, Syekh Ali Jum’ah menyebut, Allah SWT menyembunyikan 8 hal, salah satunya adalah malam Lailatul Qadar di 10 hari terahir Ramadan.

Syekh Ali Jum’ah seorang ulama besar, mantan Mufti Agung Mesir periode 2003-2013. Ia dikenal sebagai intelektual Islam yang juga ahli fiqih.

Sementara Imam as-Suyuthi mengatakan, Lailatul Qadar disamarkan agar tidak terjadi tebang pilih dalam menghidupkan keseluruhan Ramadan.

Imam as-Suyuthi atau Jalaluddin as-Suyuthi merupakan cendikiawan muslim, murid Imam Syafi’i yang hidup pada abad ke-15 di Kairo Mesir.

Dengan disamarkannya Lailatul Qadar, umat akan terus berusaha maksimal dalam menghidupkan seluruh malam-malam Ramadan dengan ibadah.

Mereka akan beribadah dengan tulus tanpa mengharapkan hasil yang pasti dan sekaligus terus berusaha memperbaiki diri dalam ibadah.

Sejumlah kitab menyebut malam Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir Ramadan, utamanya pada malam-malam ganjil.

Pada momentum itu langit tampak terang, tidak berawan, tidak hujan, tidak ada bintang, udara tidak dingin tapi juga tidak panas dan angin berhembus semilir.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Allah SWTlailatul qadarMalam Lailatul Qadarseribu bulan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pelukis membuat karya di kawasan rumah kelahiran Bung Karno saat Haul Soekarno di Ploso Jombang

Haul Bung Karno Diperingati dengan Melukis Rumah Kelahiran di Ploso Jombang

Ilustrasi tampilan Android 17 dengan fitur Screen Reaction dan integrasi AI untuk kreator konten

Android 17 Resmi Meluncur dengan Fitur AI dan Khusus Konten Kreator

Ilustrasi migrasi kuda purba dari Amerika Utara ke Tiongkok melalui Jembatan Darat Bering berdasarkan penelitian DNA

Studi DNA Ungkap Asal-usul Kuda Modern: Dari Amerika Diselamatkan Tiongkok

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In