• Login
Bacaini.id
Thursday, May 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kemenangan Anak Ideologis atas Anak Biologis Bung Karno

ditulis oleh
3 March 2024 16:37
Durasi baca: 2 menit
Danny K. Wibisono

Danny K. Wibisono

Hingga 80 persen perhitungan real count KPU berjalan, perolehan suara Prabowo-Gibran meninggalkan jauh pasangan Ganjar-Mahfud (16%) dan Anies-Muhaimin (24.49%). Perolehan Prabowo-Gibran melesat di angka 58.83% dengan dukungan 75.386.556 suara.

Menariknya, perolehan suara Ganjar-Mahfud tidak berbeda jauh dengan perolehan suara PDIP hasil pileg. Ini membuktikan jika pendukung Jokowi (yang populer dengan Jokowi Effect) telah melakukan migrasi dari PDIP kepada Prabowo Subianto.

Menurut pendapat saya, perpindahan itu tidak serta merta karena figur Gibran Rakabuming Raka, tetapi kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi yang mencapai 80%.

Animo masyarakat kepada program Jokowi yang berpihak pada rakyat kecil seperti bantuan sembako, pembelaan terhadap rakyat atas korban mafia tanah, penerbitan sertifikat tanah, hingga hilirisasi industri serta pengambilan saham Freeport yang sarat nilai nasionalisme, telah memikat hati rakyat.

Bahkan jika ada yang bertanya siapa sosok presiden yang bisa dekat dengan rakyatnya, mereka adalah Soekarno dan Jokowi. Sehingga tak berlebihan jika muncul pendapat yang menyebut bahwa Jokowi adalah ‘anak ideologis’ Soekarno.  

Ironisnya, citra tersebut justru tidak melekat sama sekali dengan ‘anak biologis’ Bung Karno. Megawati contohnya. Beberapa kali Ketua Umum PDIP itu mengeluarkan pernyataan yang justru tidak mewakili citra diri partainya yang lekat dengan wong cilik.

Seperti ketika harga minyak goreng tak terjangkau masyarakat, Megawati meminta untuk merebus. Kemudian mengkritik ibu-ibu yang melakukan pengajian namun lupa mengurus anak. Serta menyerang dan meremehkan Gen Z dan Gen Milineal yang dianggap tidak memiliki sumbangsih kepada bangsa dan negara.

Mungkin beliau lupa, bahwa data KPU menyebut generasi inilah yang mendomasi daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2024. Jauh lebih besar dari simpatisan Ganjar-Mahfud yang mendukungnya pada pilpres kemarin.

Dalam perspektif komunikasi politik, pernyataan Megawati ini ditangkap sebagai tantangan untuk dilawan oleh generasi milenial. Solidaritas yang terbangun melalui media sosial membangkitkan perlawanan bersama untuk menolak diremehkan, apalagi disebut sebagai anak tukang bakso yang tak layak diambil sebagai menantu.

Inilah kegagalan anak-anak biologis Soekarno dalam mengemas dan menarasikan figur Bung Karno dalam perspektif wong cilik.

Penulis berpendapat, sudah saatnya PDIP mereformasi diri dengan membuka pintu kepemimpinan di luar keluarga. Masih ada waktu untuk berbenah sebelum partai berlambang moncong putih ini ditinggalkan pemilih. Karena di luar sana, masih banyak kader-kader hebat yang mencintai PDIP dengan tulus seperti Bambang Pacul, Budi Gunawan, atau Joko Widodo.

Penulis: Danny K Wibisono*
*) Mahasiswa Ilmu Politik IISIP Jakarta dan Analis M-Data Analytic

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Ganjar PranowomegawatiPDIPPilpres 2024Prabowo Subiantosoekarno
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

PDIP Trenggalek menerima alokasi dana bantuan partai politik tahun 2026 terbesar

PDIP Trenggalek Terima Dana Banpol Rp524,2 Juta, Jadi Penerima Terbesar 2026

Tonny Andreas kandidat Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 mendapat dukungan 27 cabang olahraga

Tonny Andreas Kantongi Dukungan 27 Cabor, Maju Kandidat Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In