• Login
Bacaini.id
Saturday, February 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulunggung Rayakan Imlek Tanpa Cap Go Meh

ditulis oleh Editor
1 February 2022 17:59
Durasi baca: 2 menit
Seorang anak kecil sedang memanjatkan doa di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung saat perayaan Imlek. Foto: Bacaini/Setiawan

Seorang anak kecil sedang memanjatkan doa di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung saat perayaan Imlek. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Perayaan Imlek di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulunggung tampaknya kembali tidak seramai pada dua tahun sebelumnya. Meskipun kini Tulungagung sudah masuk PPKM Level 1, pihak kelenteng memilih untuk meniadakan Cap Go Meh, puncak perayaan tahun baru Imlek.

Bio Ma Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung, Jing Jing atau Rini Setiawan menjelaskan, peniadaan Cap Go Meh sebagai kegiatan puncak perayaan Imlek tahun 2022 bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid 19. Namun untuk masyarakat Tionghoa yang ingin melaksanakan doa masih diperbolehkan.

“Jadi untuk masyarakat Tionghoa yang ingin berdoa tetap kita persilahkan namun dilakukan secara bergantian agar tidak ada kerumunan,” kata Rini kepada Bacaini.id, Selasa, 1 Februari 2022.

Ditambahkannya, selain tidak ada Cap Go Meh, atraksi barongsai yang identik sebagai kegiatan khas pada setiap perayaan Imlek juga ditiadakan.

Menurut Rini, semenjak adanya pandemi Covid 19 pada 2020 lalu hingga saat ini, perayaan Imlek di Kelenteng Tjoe Tik Kiong hanya menyelenggarakan kegiatan internal saja. Diantaranya seperti mencuci patung dewa, ritual ayak abu dan perayaan malam jelang Imlek.

“Jadi perayaan Imlek pada tahun ini masih sama dengan tahun kemarin,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rini mengungkapkan bahwa Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung merupakan salah satu kelenteng tertua di Jawa Timur. Usia kelenteng yang berdiri di atas lahan seluas 6000 meter persegi ini sudah mencapai 156 tahun.

“Saya kurang mengetahui secara pasti kapan awal didirikanya kelenteng ini. Tapi kalau pemindahan dari tempat sebelumnya yang berada di Pasar Wage ke tempat yang sekarang, itu pada tahun 1866,” terangnya.

Berdirinya Kelenteng Tjoe Tik Kiong tidak lepas dari proses migrasi masyarakat etnis Tionghoa ke Tulungagung. Untuk berdagang serta beribadah, maka didirikanlah Kelenteng Tjoe Tik Kiong ini.

“Kelenteng ini menghadap ke arah sungai, dimana sungai menjadi simbol kemakmuran,” imbuhnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: cap go mehTahun baru ImlekTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Warga Bendogerit Blitar menolak pembongkaran pos kamling jadul yang berdiri sejak 1960

Hanya Ada di Blitar: Pos Kamling Jadul Bendogerit Terancam Dibongkar, Warga Melawan

Kerusakan rumah warga di Trenggalek akibat gempa Pacitan magnitudo 6,4

Dampak Gempa Pacitan M 6,4: Trenggalek Rusak, Bangunan Ambruk di Blitar

Suwari, pembuat patung macan yang viral di Kediri. Foto: bacaini/Hari Tri Wasono

Jika Patung Macan Kediri Dibuat Dengan AI, Belum Tentu Viral

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gempa M 6,5 Guncang Pacitan Malam Jumat Wage, Getaran Terasa hingga Jatim–Jateng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang Rizal, Pejabat Bea Cukai yang Terjaring OTT KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In