• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kasus Kematian Akibat Durian Lebih Tinggi dari Serangan Hiu

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
17 July 2025 20:07
Durasi baca: 3 menit
Kasus Kematian Akibat Durian Lebih Tinggi dari Serangan Hiu (foto ilustrasi/Pinterest)

Kasus Kematian Akibat Durian Lebih Tinggi dari Serangan Hiu (foto ilustrasi/Pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Kasus kematian akibat buah durian dan kelapa ternyata lebih tinggi ketimbang serangan ikan hiu.

Kebanyakan orang berpikir kehadiran hiu jadi ancaman lebih mematikan daripada sekedar kejatuhan buah-buahan.

Faktanya di Asia Tenggara. Ancaman akibat buah durian dan kelapa jatuh jauh lebih besar dan mematikan daripada serangan hiu.

Data statistik International Shark Attack File (ISAF) yang dikelola Florida Museum of Natural History menyebut rata-rata terjadi 5-6 kasus kematian akibat serangan hiu setiap tahun secara global.

Sementara pada tahun 2012, tim dari Year of the Durian mencatat 6 kasus kematian akibat kejatuhan durian hanya terjadi di Asia Tenggara. Terjadi di Malaysia, Filipina, dan Indonesia.

Beberapa kasus kematian tragis yang berhubungan dengan durian di antaranya bayi berusia 1 bulan di Malaysia meninggal setelah tertimpa buah durian seberat 1,8kg.

Kasus lainnya lagi di Filipina. Seorang pria 68 tahun tewas setelah buah durian jatuh menimpa keranjang motornya. Korban terjatuh dan mengalami cedera fatal dan meninggal.

Sebagai perbandingan, Australian Institute of Marine Science menyebut kematian karena hiu secara global, sekitar 10 orang per tahun.

Sementara kematian karena kelapa jatuh secara global sekitar 150 orang per tahun.

Kematian karena durian jatuh di Asia Tenggara setidaknya 6 kasus per tahun, kemungkinan lebih tinggi karena banyak yang tidak dilaporkan.

Jadi, secara statistik, durian dan kelapa masuk ke kategori buah yang lebih berbahaya ketimbang predator laut.

Alasan Durian dan Kelapa Mematikan

Alasan utamanya adalah berat dan tinggi pohon. Durian bisa berbobot hingga 3,6 kg dan tumbuh di pohon setinggi sampai 45 meter.

Begitu juga dengan buah kelapa yang memiliki tinggi puluhan meter dengan buah yang keras dan berat.

Ketika durian atau kelapa jatuh dari ketinggian tersebut, dampaknya mirip benda keras jatuh dari lantai 10 sebuah gedung.

Ancaman lain dari pohon buah ini adalah akar yang cenderung dangkal. Ini menyebabkan pohon rentan roboh saat angin kencang dan badai.

Di wilayah tropis yang rawan topan dan hujan badai seperti Filipina dan sebagian wilayah Indonesia, peristiwa pohon tumbang dan menimbulkan korban bukan hal langka.

Kebanyakan orang lebih takut dengan ancaman dramatis seperti serangan hiu, padahal statistik menunjukkan sebaliknya.

Sebagian besar kecelakaan atau kematian akibat durian atau kelapa jarang dilaporkan ke media internasional karena dianggap “kecelakaan domestik” atau musibah kecil di pedesaan.

Padahal risikonya nyata. Bahkan di beberapa daerah, petani durian biasa memasang jaring khusus di bawah pohon saat musim panen demi mencegah kejadian fatal.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: duriandurian jatuhhiukasus kematiankasus kematian akibat durianserangan hiu
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi guru kecewa setelah direndahkan murid yang menawarkan uang Rp1 juta demi membeli kunci jawaban ujian

Viral Murid Tawar Guru Rp1 Juta untuk Kunci Jawaban, Penyebab Remaja Tidak Sopan Terungkap

Petugas memeriksa lokasi kebakaran toko di Desa Bandung Kecamatan Diwek Jombang yang diduga akibat lemparan bom molotov

Bom Molotov Diduga Penyebab Kebakaran Toko di Jombang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan istrinya. Foto: istimewa

Gubernur Kaltim Terlanjur Jaga Marwah, Ibu Kota Indonesia Tetap Jakarta

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arsip Rahasia UFO Pentagon Dibuka, Misteri Alien Pulau Alor 1959 Kembali Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In