• Login
Bacaini.id
Tuesday, October 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Imbas Rusuh, ASN di Tulungagung Dilarang Pakai Kendaraan Dinas

ditulis oleh Solichan Arif
1 September 2025 19:35
Durasi baca: 2 menit
ASN Tulungagung diinstruksikan tidak memakai kendaraan dinas

Pemkab Tulungagung meminta ASN tidak memakai kendaraan dinas karena imbas kerusuhan (foto/ist)

Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur menginstruksikan kepada para aparatur sipil negara (ASN) tidak mengenakan baju dinas.

Para ASN juga dihimbau tidak memakai kendaraan dinas atau berplat nopol merah (pemerintah). Sesuai SE nomor 800/1477/46.05/2025, instruksi berlaku selama lima hari (1-4 September 2025).

Kebijakan dikeluarkan sebagai respon atas peristiwa kerusuhan di wilayah Karesidenan Kediri yang memerlukan kewaspadaan lebih.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi, mengatakan SE yang diterbitkan bentuk perlindungan dan antisipasi.

“Tujuannya memastikan pelaksanaan tugas ASN berjalan lancar tanpa mengesampingkan faktor keamanan dan keselamatan pegawai sebagai prioritas utama,” ujarnya Senin (1/9/2025).

SE Nomor 800 tidak hanya memuat kewajiban ASN mengenakan baju batik atau busana bebas rapi saat bekerja.

Kemudian tidak memakai kendaraan dinas. Apel pagi untuk sementara juga ditiadakan.

Larangan ini, kata Tri Hariadi untuk mengurangi potensi risiko dan meningkatkan kewaspadaan para ASN di Pemkab Tulungagung.

“Kebijakan ini akan dicabut setelah kondisi keamanan dinyatakan membaik dan kondusif,” terang Tri Hariadi.

Pemkab Tulungagung juga meminta perangkat daerah membentuk regu piket yang bertugas menjaga keamanan area kantor. Memastikan keselamatan seluruh ASN.

Secara teknis setiap regu minimal sebanyak 2-4 orang. Kendati demikian Tri Hariadi menghimbau para ASN tetap tenang dalam bekerja.

“SE bersifat fleksibel, artinya bisa sewaktu-waktu diperpanjang sampai keadaan membaik,” pungkasnya.

Penulis: Fikri

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: asn tulungagungbaju dinasimbas rusuhkendaraan dinaskerusuhanTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Syahri Mulyo keluar dari Lapas Tulungagung saat menjalani pembebasan bersyarat pada 27 Oktober 2026

Bebas Bersyarat, Syahri Mulyo Masih Tutup Mulut

Pelantikan Endang Kartika Sari sebagai Pj Sekda Kota Kediri. Foto: Humas

Polemik Masa Jabatan Pj Sekda, Pembahasan RAPBD 2027 Kota Kediri Tertunda

Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dijadwalkan mendapat pembebasan bersyarat pada Oktober 2026

Syahri Mulyo Bebas Bersyarat, Hak Politik Dicabut 5 Tahun

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In