• Login
Bacaini.id
Saturday, May 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hati-hati Untuk Penyuka Sea Food, Ilmuwan Temukan Kandungan Fiberglass Berbahaya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
14 July 2024 12:25
Durasi baca: 3 menit
Hati-hati Untuk Penyuka Sea Food, Ilmuwan Temukan Kandungan Fiberglass Berbahaya. (foto ilustrasi/freepik)

Hati-hati Untuk Penyuka Sea Food, Ilmuwan Temukan Kandungan Fiberglass Berbahaya. (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Para ilmuwan mengeluarkan peringatan setelah menemukan kandungan fiberglass yang sangat tinggi di dalam tiram dan kerang.

Ini adalah pertama kalinya pecahan kaca kecil itu teridentifikasi dalam rantai makanan laut, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap keselamatan manusia dan lingkungan.

Fiberglass adalah bahan plastik bertulang yang tertanam dengan serat kaca yang sangat halus. Fiberglass ringan dan tahan lama, karena itu sering digunakan dalam pembuatan perahu.

Seiring berjalannya waktu, para ilmuwan menunjukkan material fiberglass dapat terurai air laut dan mencemari garis pantai. 

Spesies kerang seperti tiram dan kerang sangat rentan terhadap partikel-partikel ini lantaran gaya makan mereka yang seperti filter (filter feeding) untuk mendapatkan nutrisi.

Hewan ini mengambil air dari lingkungannya dan menyebarkannya melalui insang, yang secara efektif menyaring partikel makanan. Namun, jika airnya terkontaminasi, partikel beracun, hal itu mudah terserap ke dalam tubuh mereka dan menumpuk di jaringan.

Melalui gaya makan filter feeding yang menyerap semua di sekitar mereka dan menyaring dalam tubuh, kerang menelan sejumlah besar partikel yang mereka sangka sebagai makanan. 

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan Journal of Hazardous Materials, para peneliti dari Universitas Portsmouth dan Brighton di Inggris menganalisis tiram dan remis yang dikumpulkan dari depan galangan kapal aktif.

Penelitian untuk menentukan apakah jaringan lunaknya telah disusupi oleh serat kaca. Sampel dikumpulkan dari Pelabuhan Chichester di pantai selatan Inggris.

Tim menemukan sebanyak 11.220 partikel kaca per kilogram pada tiram dan 2.740 partikel per kilogram pada kerang. Temuan ini menunjukkan tingkat kontaminasi plastik yang diperkuat kaca pada kehidupan laut.

Akumulasi partikel kaca terutama terlihat selama bulan-bulan musim dingin, yang oleh para peneliti dikaitkan dengan puncak aktivitas pemeliharaan kapal pada waktu yang sama.

Melalui pekerjaan perbaikan kapal, pelepasan serat kaca ke lingkungan lebih mungkin terjadi. Kapal nelayan yang terbengkalai juga dapat menyebabkan peningkatan polusi fiberglass.

Penelitian tersebut juga mengatakan bahwa partikel fiberglass teridentifikasi pada organisme lain seperti lamun (tumbuhan air dangkal), potongan rumput laut, siput kecil dan lainnya.

Partikel-partikel itu cenderung berperilaku seperti tombak, lantaran arus dan gelombangnya, mereka dapat menusuk organisme yang ada di kolom air. Penelitian ini adalah yang pertama mendokumentasikan kontaminasi luas pada populasi alami kerang.

Para peneliti mengingatkan bahaya yang tersembunyi di lingkungan biota laut dan menekankan bahwa masih banyak penelitian yang perlu dilakukan untuk memahami sejauh mana kontaminasi ini, dan potensi konsekuensinya.

Mereka berpendapat bahwa hal itu mungkin memengaruhi kemampuan hewan untuk mencerna makanan mereka, dan berpotensi meningkatkan peradangan dan mengurangi kapasitas reproduksi.

Partikel-partikel fiberglas dapat memberikan dampak yang kuat karena mereka bertindak seperti serpihan.

Ketika partikel memasuki daging lunak, organisme tidak mampu mengeluarkannya dan mereka akan mengalami proses peradangan yang berpotensi menyebabkan patologi lain dan bahkan kematian.

Temuan ini tidak hanya meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan hewan dan ekosistem di sekitarnya, namun juga mempunyai implikasi penting bagi kesehatan manusia, khususnya kesehatan manusia yang mengonsumsi kerang yang terkontaminasi.

Menurut para peneliti, plastik yang mengandung kaca sebelumnya telah dibandingkan dengan asbes. Asbes dapat menyebabkan berbagai gangguan paru-paru serta meningkatkan risiko kanker tertentu.

Jelas diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan apakah partikel fiberglass ini juga menimbulkan ancaman kepada manusia. Semoga informasi ini bermanfaat ya Readers.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: fiberglass dalam kerangfiberlass dalam sea foodkandungan berbahayamakanan lautpenelitian ilmuwansea food
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penumpang menikmati fasilitas lounge di Stasiun Madiun dengan layanan transportasi terintegrasi dari KAI Daop 7

KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

Semaun tokoh gerakan buruh Indonesia

Sejarah May Day di Indonesia: Ajaran Semaun tentang Persatuan Buruh

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah May Day di Indonesia: Ajaran Semaun tentang Persatuan Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In