• Login
Bacaini.id
Saturday, August 22, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Lilur Serang Gus Kikin dan Gus Yahya Jelang Muktamar NU

Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Lilur kembali menjadi sorotan setelah melontarkan kritik terhadap Gus Kikin dan Gus Yahya

ditulis oleh Solichan Arif
22 August 2026 14:52
Durasi baca: 4 menit
Gus Lilur jelang Muktamar ke-35 NU Jombang

Gus Lilur menyoroti Gus Kikin dan Gus Yahya jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang (foto/ist)

Reporter: Solichan Arif | Editor: Editor

Bacaini.ID, JOMBANG – HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur atau Jih Lilur asal Situbondo membuat ‘kehebohan’ jelang Muktamar ke-35 Jombang dengan menyerang dua orang kandidat Ketua Umum (Ketum) PBNU 2026-2031. Usai menilai Gus Kikin (Abdul Hakim Mahfudz) terkait kemampuan ngaji, kini menyerukan penolakan LPJ PBNU yang diakronimkan Gerbang Toll. Arah serangannya ke Gus Yahya (Yahya Cholil Staquf).

Baca Juga: 4 Kandidat Ketum PBNU 2026-2031, Siapa yang Paling Tulus Ngopeni Umat?

Dua dari empat kandidat terkuat Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin, Gus Yahya, Gus Yusuf dan Imam Jazuli, telah menjadi sasaran ‘manuver’ Gus Lilur. Gus Kikin yang Ketua PWNU Jawa Timur diserang dengan narasi kapasitas keulamaan. Di platform media sosial disebut lebih layak berada di posisi Syuriah ketimbang Tanfidziah. Sementara Gus Yahya diserang dengan isu penolakan LPJ PBNU.

Siapa Gus Lilur yang sepak terjangnya telah membuat heboh jelang Muktamar ke-35 NU Jombang? Akankah KH Imam Jazuli dan KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf juga jadi sasaran serangan berikutnya?

Siapa Gus Lilur yang Bikin Heboh Jelang Muktamar NU?

Bacaini.id pernah menurunkan laporan terkait sepak terjang HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Jih Lilur atau Gus Lilur pada Pilkada 2024 di Kabupaten Situbondo. Berlatar belakang pengusaha tambang dan sektor perikanan (budidaya lobster) berskala ekspor, Gus Lilur mengklaim sebagai aktivis anti korupsi sekaligus Ketua Tim Raja Politik Situbondo (Rapodo).

Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU, Kiai Miftachul Akhyar: Hari Penuh Ketidakmenentuan

Namun dalam Pilkada 2024 Situbondo dirinya terang-terangan mendukung pasangan calon petahana yang telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka korupsi pengelolaan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021-2024. Publik mencatat, Gus Lilur merupakan aktivis anti korupsi yang mendukung tersangka kasus korupsi.

Informasi yang dihimpun, Gus Lilur pernah nyantri di Ponpes Denanyar Jombang. Kemudian kabarnya melanjutkan pendidikan akademis di kampus Jakarta dan berlanjut ke Universitas Al-Azhar Mesir. Pengusaha cum aktivis yang informasinya konon dekat dengan petinggi parpol berwarna biru dan petinggi Polri itu juga dikenal sebagai santri kinasih KH Said Aqil Siroj.

Gus Lilur selalu memakai platform media sosial untuk meletupkan ‘manuvernya’ sebelum kemudian dikutip oleh media mainstream. Terutama polemik yang terjadi di NU maupun PBNU, ia tidak ketinggalan ambil momentum. Seperti saat polemik konsesi tambang PBNU, ia tiba-tiba muncul dan menantang debat Gus Fahrur (KH Ahmad Fahrur Rozi), bahkan dengan iming-iming hadiah.

Gus Fahrur merupakan salah satu pejabat PBNU sekaligus pengasuh Ponpes di Bululawang Kabupaten Malang yang terungkap sebagai Komisaris PT Gag Nikel, anak usaha PT Aneka Tambang (Antam) di Raja Ampat Papua yang saat itu tengah jadi sorotan.

Baca Juga: Gus Salam Soroti Netralitas Panitia Muktamar NU: Ada Indikasi Keberpihakan

Saat ini menjelang Muktamar ke-35 NU (27-31 Agustus 2026), Gus Lilur tiba-tiba kembali muncul dengan pandangannya yang kontroversial. Kali ini ‘korbannya’ adalah Gus Kikin dan Gus Yahya. Pertanyaannya, apakah suara yang didengungkan tersebut murni suara keprihatinan warga nahdliyin atau hanya pesanan kelompok tertentu?

Sementara saat mengunjungi Jombang belum lama ini, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid, putri Gus Dur, berharap Muktamar ke-35 NU bisa menjadi momentum untuk tata kelola organisasi yang lebih sehat, solid dan inklusif. Sebab bukan ajang kontestasi pragmatis untuk berebut kekuasaan.

“Jangan sampai muktamar hanya menghasilkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang lebih penting adalah bagaimana setelah muktamar seluruh warga NU bisa kembali berjalan bersama,” ujar Yenny Wahid kepada wartawan (19/8/2026).

Yenny Wahid mengingatkan kepada seluruh elemen pengurus dan peserta muktamar untuk tidak terjebak dalam kontestasi pragmatis perebutan kekuasaan. Siapapun yang terpilih memimpin PBNU memiliki beban dan pekerjaan rumah besar untuk merangkul kembali seluruh kelompok. “Siapa pun yang akan memenangkan, akan terpilih, maka kewajiban utamanya adalah menyatukan seluruh faksi yang sekarang terlibat dalam pertikaian,” kata Yenny. (sa/edt)

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: Gus Kikingus lilurGus YahyaJih Lilurjombangmuktamar ke-35 NUNUPBNU
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Gus Lilur jelang Muktamar ke-35 NU Jombang

Gus Lilur Serang Gus Kikin dan Gus Yahya Jelang Muktamar NU

Empat kandidat Ketum PBNU 2026-2031 Imam Jazuli Gus Yusuf Gus Kikin dan Gus Yahya

4 Kandidat Ketum PBNU 2026-2031, Siapa yang Paling Tulus Ngopeni Umat?

AI boros energi dan air untuk menjalankan pusat data

AI Ternyata Boros Energi dan Air, Ini 4 Cara Menghematnya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In