• Login
Bacaini.id
Saturday, July 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Iqdam: Belum Ada Majelis Yang Mengalahkan Gus Lik

ditulis oleh
22 September 2024 11:43
Durasi baca: 2 menit
Gus Iqdam. Foto: istimewa

Gus Iqdam. Foto: istimewa

Bacaini.ID, KEDIRI – Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam sekaligus pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah, Gus Iqdam berbela sungkawa atas wafatnya KH Dauglas Toha Yahya atau Gus Lik Jamsaren. Gus Iqdam mengakui jika saat ini belum ada majelis yang mampu mengalahkan Gus Lik dengan jamaah puluhan ribu orang.

Kabar duka itu diterima Gus Iqdam saat tengah mengisi pengajian di Udanawu Blitar, Sabtu malam, 21 September 2024. Saat berbicara di depan jamaahnya, seorang santri menyampaikan jika Gus Lik wafat kepada Gus Iqdam. Seketika Gus Iqdam menghentikan sejenak pengajiannya. “Innalillahi wainnalillahirojiun,” ucapnya spontan.

Gus Iqdam lantas menceritakan sosok Gus Lik yang dianggap sebagai Auliya Illah (kekasih Allah). “Mbah Lik itu istimewa. Jamaahnya puluhan ribu sejak dari dulu,”aku Gus Iqdam.

Jauh sebelum majelis Sabilu Taubah muncul, pengajian Gus Lik sudah ada. Berbeda dengan pengajian Gus Iqdam yang modern dan banyak melibatkan anak muda, pengajian Gus Lik menyasar masyarakat di desa-desa. “Di Kediri belum ada majelis apapun yang ramainya mengalahkan pengajiannya Gus Lik,” kata Gus Iqdam.

Materi yang disampaikan juga sangat sederhana, dan disebarluaskan dengan cara konvensional. Warga yang tak kebagian tempat di dekat panggung memilih mengolor kabel untuk menyambungkan pengeras suara hingga beberapa kilometer.

“Penampilan beliau juga sederhana, tidak seperti saya ini,” kata Gus Iqdam.

Ulama muda ini mengakui jika keberhasilan pengajian yang dirintisnya merupakan dampak positif dari pengajiannya Gus Lik. Mereka bisa duduk bersama dengan tenang tanpa membawa embel-embel entitas. Budaya inilah yang mempengaruhi perilaku majelis Sabilu Taubah hingga tetap berjalan damai.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gus iqdamgus likponpes assa'idiyyah
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Kelebihan Gus Lik Yang Tak Dimiliki Sembarang Orang - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko mengumumkan pencekalan dua WNA penyelenggara Bali Silent Disco di Canggu, Bali

Dirjen Imigrasi Cekal WNA Penyelenggara Bali Silent Disco

Seekor paus orca menabrak bangkai ikan mola-mola raksasa di Teluk California hingga hancur berkeping-keping dalam penelitian ilmiah

Sadis! Paus Orca Tabrak Ikan Mola-mola hingga Hancur, Ilmuwan Histeris

ANTV Dikabarkan Nunggak Pembayaran Honor Artis, Ada Yang Telah Meninggal

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In