• Login
Bacaini.id
Monday, July 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gold of Honour, Kisah Ritual Pejuang Mesir Kuno Potong Tangan Untuk Persembahan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
1 December 2024 15:45
Durasi baca: 2 menit
Gold of Honour, Kisah Ritual Pejuang Mesir Kuno Potong Tangan Untuk Persembahan. (foto/The Sun)

Gold of Honour, Kisah Ritual Pejuang Mesir Kuno Potong Tangan Untuk Persembahan. (foto/The Sun)

Bacaini.ID, KEDIRI – Jejak ritual berdarah pada masa Mesir kuno telah ditemukan oleh sejumlah ilmuwan.

Misteri 12 telapak tangan yang terkubur dalam sebuah lubang pemakaman kuno berusia 3500 tahun itu, akhirnya terkuak.

Para ilmuwan telah menemukan bukti adanya ritual mutilasi telapak tangan yang dilakukan para pejuang Mesir kuno.

Dikutip dari The Sun, ritual ini diberi nama “Gold of Honour”. Para pejuang mempersembahkan telapak tangan mereka kepada penguasa Mesir, Firaun, setelah selamat dari musuh.

Sebagai balasannya, mereka mendapatkan hadiah bergengsi, sebuah kalung berbandul emas.

Para ahli mengungkap, pemotongan dilakukan secara sangat hati-hati. Tidak ditemukan tanda-tanda pemotongan secara kasar.

Antropolog Prancis, Dokter Isabelle Crevecoeur mengatakan bahwa mutilasi yang rapi menjadi bukti bahwa hal ini dilakukan untuk sebuah ritual, bukan hukuman.

Setelah memotongnya, telapak tangan diletakkan di tanah dengan jari-jari terbuka lebar.

Penelitian ekstensif dilakukan untuk menentukan usia dan jenis kelamin pemilik 12 tangan tersebut. Dari anatomi jari-jari dipastikan 11 potongan tangan itu milik laki-laki dan satu lagi diyakini berjenis kelamin perempuan.

Mereka memperkirakan usia minimum saat masing-masing tangan dipotong adalah antara 14 hingga 21 tahun yang itu terlihat dari tulang yang sudah terbentuk sempurna dan pasca remaja.

Rentang usia atas diperkirakan di bawah 60 tahun, karena tangan tidak menunjukkan tanda-tanda degenerasi terkait usia.

Yang masih belum jelas hingga kini apakah tangan tersebut diambil dari orang yang masih hidup atau sudah dalam keadaan mati.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gold of honourmesir kunoritualritual potong tangan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi riset PKI di desa bekas basis DI/TII melalui metode turba bersama kaum tani di Jawa Barat

Riset di Basis DI/TII: Strategi Turba PKI Merebut Hati Kaum Tani

Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri

Kontroversi Inpres No. 8 Tahun 2002 Yang Dianggap ‘Menghapus Dosa’ Obligor BLBI

Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman. Foto: Istimewa

Komisi III DPR Bentuk Panja Bersihkan Kejaksaan Agung

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In