• Login
Bacaini.id
Wednesday, September 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Fashion Usia 40: Tips Memilih Baju Sesuai Perubahan Bentuk Tubuh

Memasuki usia 40 tahun, perubahan bentuk tubuh membuat perempuan perlu menyesuaikan pilihan pakaian agar tetap nyaman, proporsional, dan stylish

ditulis oleh Solichan Arif
9 September 2026 22:59
Durasi baca: 5 menit
Perempuan usia 40 tahun memilih pakaian sesuai bentuk tubuh

Memilih pakaian sesuai perubahan bentuk tubuh dapat membuat perempuan usia 40 tahun tetap nyaman dan tampil proporsional (foto/ist)

Reporter: Bromo Liem | Editor: Solichan Arif

Poin Penting:

  • Sesuaikan pakaian dengan perubahan bentuk tubuh setelah usia 40 tahun.
  • Pilih cutting, bahan, dan siluet yang nyaman serta proporsional.
  • Sesuaikan model celana atau rok dengan bentuk pinggul, paha, dan kaki

Bacaini.ID, KEDIRI – Perubahan tubuh perempuan umumnya terjadi ketika memasuki usia 40 tahun. Baju (fashion) yang dulu pas tidak lagi memberi penampilan seperti sebelumnya. Begitu juga dengan celana yang dipakai, terasa lebih sempit di wilayah pinggang.

Perubahan tersebut bukan semata-mata soal bertambahnya berat badan. Seiring usia, komposisi tubuh dapat berubah. Massa otot cenderung berkurang, sementara distribusi lemak juga dapat bergeser. Pada perempuan, perubahan hormonal menjelang dan selama menopause turut memengaruhi distribusi lemak tubuh, termasuk kecenderungan meningkatnya lemak di sekitar area perut.

Memasuki usia 40 bukan berarti perempuan harus mulai mengenakan pakaian yang serba longgar atau meninggalkan gaya yang disukai. Yang lebih penting adalah menyesuaikan potongan pakaian dengan bentuk tubuh yang sekarang.

Alih-alih berusaha menyembunyikan bagian tubuh tertentu, pemilihan cutting, neckline, bahan, dan proporsi yang tepat dapat membuat pakaian terlihat lebih seimbang sekaligus tetap nyaman dikenakan.

Bagian Atas: Perhatikan Dada, Bahu dan Lengan

Perubahan pada tubuh bagian atas dapat terlihat pada bentuk payudara, bahu, maupun lengan. Perubahan ini merupakan bagian normal dari proses penuaan dan perubahan komposisi tubuh. Namun, dari sisi fashion, perubahan tersebut membuat beberapa model pakaian yang dulu cocok bisa memberikan hasil berbeda.

Salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah garis leher. V-neck atau open collar, misalnya, dapat memberikan garis vertikal pada bagian depan tubuh sehingga tampilan terlihat lebih terbuka. Square neck juga dapat memberikan struktur yang tegas, sementara round neck cenderung memberikan kesan lebih lembut.

Bukan berarti salah satu neckline lebih baik untuk semua perempuan. Bentuk wajah, lebar bahu, ukuran dada, dan preferensi pribadi tetap perlu dipertimbangkan.

Hal yang sama berlaku pada bagian lengan. Jika area lengan terasa lebih berisi, pakaian dengan lengan yang terlalu ketat dapat membuat bagian tersebut semakin menjadi pusat perhatian. Lengan dengan ruang yang cukup, elbow-length atau three-quarter sleeve dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Namun, oversized juga bukan selalu jawabannya. Lengan yang terlalu besar atau pakaian yang kehilangan struktur justru dapat membuat tubuh terlihat lebih berat.

Selain model, bra yang tepat juga penting. Perubahan ukuran dan bentuk payudara dapat membuat bra lama tidak lagi memberikan dukungan yang optimal. Posisi payudara yang lebih tepat akan memengaruhi bagaimana atasan jatuh di tubuh.

Prinsipnya sederhana: pilih pakaian yang memberikan ruang pada bagian atas tubuh tanpa kehilangan struktur.

Bagian Tengah: Atur Siluet, Bukan Menyembunyikan Perut

Bagian tengah tubuh mungkin menjadi area yang paling terasa perubahannya setelah memasuki usia 40. Perubahan distribusi lemak, terutama di sekitar abdomen, dapat membuat pinggang terlihat kurang tegas dan perut lebih menonjol dibanding sebelumnya.
Di sinilah pemilihan cutting menjadi sangat penting. Kesalahan yang cukup umum adalah langsung memilih pakaian berukuran jauh lebih besar untuk menutupi area perut.

Padahal, pakaian yang terlalu longgar dari atas hingga bawah dapat menghilangkan bentuk tubuh dan membuat keseluruhan siluet tampak lebih besar. Sebaliknya, pakaian yang terlalu ketat juga dapat membuat area tengah semakin terlihat.

Pilihan yang lebih seimbang adalah relaxed cut atau straight cut yang memberikan ruang di area abdomen tanpa membuat seluruh tubuh tenggelam dalam kain. Model wrap juga dapat membantu menciptakan definisi pada bagian pinggang tanpa harus mengenakan pakaian yang ketat.

Outer seperti blazer atau jaket dengan struktur ringan juga dapat digunakan untuk membentuk garis vertikal pada tubuh. Jika ingin menggunakan ikat pinggang, pilih ukuran dan posisi yang terasa proporsional, bukan sekadar mengencangkan bagian pinggang.

Panjang atasan juga patut diperhatikan. Atasan yang berhenti tepat pada bagian tubuh yang paling lebar dapat membuat area tersebut semakin dominan. Memilih panjang yang jatuh sedikit di bawahnya sering kali memberikan tampilan yang lebih seimbang.

Bahan pakaian juga berpengaruh. Kain yang terlalu tipis dan melekat pada tubuh dapat memperlihatkan setiap lekukan, sementara bahan yang terlalu kaku bisa membuat tubuh terlihat lebih besar. Bahan dengan struktur dan drape yang baik biasanya lebih mudah mengikuti bentuk tubuh tanpa menempel berlebihan. Jadi, tujuan styling bukan membuat perut seolah-olah tidak ada. Namun menciptakan siluet yang proporsional dengan tubuh yang dimiliki sekarang. 

Bagian Bawah: Sesuaikan dengan Pinggul, Paha dan Kaki

Perubahan komposisi tubuh juga dapat membuat area pinggul dan paha terasa berbeda. Celana yang dulu nyaman mungkin mulai terasa sempit di bagian paha atau pinggang, sementara model tertentu membuat proporsi tubuh terlihat kurang seimbang. Karena itu, jangan hanya terpaku pada ukuran celana. Rise dan cutting sama pentingnya.

Celana mid-rise atau high-rise dapat menjadi pilihan bagi perempuan yang menginginkan lebih banyak dukungan pada area perut. Namun, high-rise bukan otomatis paling cocok untuk semua orang.

Yang terpenting adalah posisi pinggang celana terasa nyaman dan tidak menekan abdomen ketika duduk. Untuk model kaki celana, straight-leg merupakan pilihan yang relatif mudah dipadukan karena garisnya mengikuti tubuh tanpa terlalu melekat. Wide-leg juga dapat memberikan keseimbangan, terutama ketika dipadukan dengan atasan yang memiliki struktur atau siluet lebih sederhana.

Bootcut dapat menjadi pilihan lain untuk menciptakan keseimbangan antara bagian pinggul dan kaki. Pada rok, A-line dapat memberikan ruang pada pinggul dan paha tanpa kehilangan bentuk. Rok midi juga dapat terlihat elegan jika panjangnya disesuaikan dengan tinggi badan dan proporsi kaki.

Perhatikan pula detail kecil seperti posisi kantong dan bahan. Kantong yang terlalu besar atau ditempatkan pada area tertentu dapat menambah volume visual. Sebaliknya, bahan yang terlalu tipis dan melekat dapat membuat garis tubuh terlihat lebih jelas.

Fashion setelah usia 40 bukan tentang mengikuti aturan bahwa perempuan harus memakai model tertentu karena usianya. Tubuh yang berubah hanya membutuhkan pendekatan yang berbeda.

Memahami perubahan tubuh dapat membantu perempuan memilih pakaian dengan lebih cerdas: bukan untuk terlihat lebih muda, melainkan terlihat proporsional, nyaman, dan tetap menjadi dirinya sendiri. (bl/sa)

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: fashionmodelpakaianPerempuanperubahan tubuh
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Perempuan usia 40 tahun memilih pakaian sesuai bentuk tubuh

Fashion Usia 40: Tips Memilih Baju Sesuai Perubahan Bentuk Tubuh

Airlangga Pribadi Kusman atau Bung Angga meninggal dunia

Airlangga Pribadi Meninggal Dunia, Ini Profil dan Karya Bung Angga

KAI Daop 7 Madiun dan Tirta Penataran Blitar menandatangani PKS jaringan utilitas air bersih

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Tirta Penataran Blitar Amankan Utilitas Air Bersih

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In