• Login
Bacaini.id
Wednesday, April 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Fakta ODGJ di Trenggalek: Mayoritas Laki-laki, Faktor Ekonomi Pemicu Utama

Jumlah ODGJ di Trenggalek diketahui didominasi oleh laki-laki, tercatat sebanyak 943 orang dan perempuan 567 orang

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
13 January 2026 11:25
Durasi baca: 3 menit
ilustrasi gangguan kesehatan mental terkait kasus odgj di trenggalek

Kasus ODGJ di Trenggalek (Foto: ilustrasi/ist)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur mencapai 1.000-1.500 orang. Angka itu berlangsung fluktuatif setiap tahun.

Jumlah ODGJ Trenggalek diketahui didominasi oleh laki-laki, tercatat sebanyak 943 orang dan perempuan 567 orang. Tekanan ekonomi dan sosial jadi penyebab banyaknya ODGJ laki-laki di Trenggalek.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bereekonomincana (Diskesdalduk KB) Trenggalek, dr. Sunarto, mengatakan secara psikologis laki-laki cenderung lebih tertutup dan jarang mengungkapkan permasalahan yang dihadapi. 

Tekanan dan stres yang dipendam dalam jangka waktu lama mengakibatkan pada gangguan mental.

“Laki-laki ini cenderung introvert dan jarang bercerita. Masalah dipendam sendiri sehingga stresnya terus menumpuk,” ujar Sunarto kepada wartawan Senin (12/1/2026).

Baca Juga: Faktor Asmara Picu Ribuan Warga Blitar Berstatus ODGJ

Menurut Sunarto tuntutan sebagai pencari nafkah utama turut memperberat beban mental laki-laki. Juga tekanan pekerjaan dan tuntutan lingkungan sosial yang menjadi faktor berlapis yang memengaruhi kondisi emosional.

“Di rumah dituntut mencukupi kebutuhan, di kantor ditekan atasan, di lingkungan sosial juga ada tuntutan. Ini sangat berpengaruh pada kesehatan mental,” jelasnya.

Sunarto menambahkan, stres yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan gangguan fisik atau psikosomatis. 

Gejalanya antara lain sulit tidur, gangguan lambung, jantung berdebar, sering buang air kecil, hingga penurunan nafsu makan. Stres dapat berkembang menjadi gangguan jiwa berat (ODGJ).

“Kalau tidak disalurkan, tidak sharing, dan tidak mencari bantuan profesional, bisa berlanjut hingga ODGJ,” ungkapnya.

Peran keluarga dalam kasus ODGJ memiliki tempat yang penting. Terutama dalam mendukung proses pengobatan dan pencegahan gangguan jiwa.

Pendampingan keluarga dinilai sangat membantu dalam mendeteksi permasalahan psikologis pasien secara menyeluruh.

Sebab gangguan mental ringan bisa dideteksi lebih awal agar tidak berkembang menjadi ODGJ.

“Sering kali penyakit bukan murni karena faktor fisik, tapi stres yang dominan. Di sinilah peran keluarga sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga: Pastikan Kenyamanan Warga dan Hak ODGJ Terjaga, Mbak Wali Perintahkan Tangani Aduan Tentang ODGJ

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: odgj trenggalek
Via: odgj
Tags: berita trenggalekgangguan jiwaKesehatan mentalODGJtrenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

ETLE Handheld Tulungagung tilang elektronik menggunakan smartphone polisi

ETLE Handheld Berlaku di Tulungagung, Polisi Tilang Pelanggar Pakai Smartphone

Ilustrasi bayi tidur. Foto: unsplash

Begini Cara Menidurkan Anak Tanpa Diikat Seperti Daycare Yogyakarta

ilustrasi otak kiri dan kanan manusia

Alasan Ilmiah 90% Manusia Dominan Tangan Kanan, Ternyata Sudah Jutaan Tahun

  • Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

    Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Letda Mohammad Bintang Revolusi, Perwira Muda Asal Blitar Pimpin Yel-Yel Pembaretan Kopassus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In