• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Drama Penangkapan Anak Kiai Pelaku Pencabulan Santriwati

ditulis oleh
8 July 2022 16:50
Durasi baca: 2 menit
Negosiasi Kapolres Jombang dengan Kiai Muhtar. Foto: Tangkapan layar

Negosiasi Kapolres Jombang dengan Kiai Muhtar. Foto: Tangkapan layar

Bacaini.id, JOMBANG – Upaya untuk menangkap Moch Subchi Al Tsani alias MSAT, anak pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyah Ploso, Kabupaten Jombang berlangsung dramatis. Ratusan personil gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Polres Jombang dikerahkan untuk menyeret MSAT ke meja hijau.

“Polda Jawa Timur sudah cukup lama menangani kasus ini. Kami sudah melakukan pendekatan humanis agar tersangka mematuhi hukum. Tetapi yang bersangkutan tidak mengikuti,” kata Dirmanto yang ikut dalam penangkapan MSAT di Jombang, Kamis, 7 Juli 2022.

Upaya penjemputan paksa kali ini tidak main-main. Ratusan personil diterjunkan ke lokasi pondok untuk menangkap MSAT. Pria 42 tahun yang telah mencabuli santriwatinya itu cukup lama menghirup udara bebas di balik perlindungan pondok. Bahkan meski telah ditetapkan sebagai tersangka dan dimasukkan daftar pencarian orang (DPO), putra kiai pengasuh pondok itu tetap bergeming.

Namun seperti yang diduga, penangkapan MSAT tak semudah membalik telapak tangan. Sejak pagi ratusan simpatisan pondok berkumpul di kediaman MSAT untuk melakukan doa bersama. Tidak ingin terperdaya lagi, polisi bersikap tegas dengan meminta mereka untuk mundur. Sempat terjadi adu dorong meski akhirnya polisi berhasil menjebol pertahanan massa.

Sebanyak 320 orang diamankan dan diangkut ke atas truk polisi untuk dibawa ke Mapolres Jombang. Mereka terbukti menghalangi polisi untuk menangkap MSAT.

Menyerahkan diri

Tindakan tegas polisi ini tak urung membuat pengurus pondok gentar. Bagaimana tidak, polisi menyisir seluruh ruangan pondok yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektar. Pengurus pondok yang berusaha menghalangi langsung diamankan.

Di luar pondok simpatisan dan santri terus bersholawat. Mereka meneriakkan Allahu Akbar saat petugas merangsek masuk untuk mencari keberadaan MSAT.

Melihat sikap polisi yang tak lagi bisa ditekuk, pihak keluarga membuat kesepakatan. Mereka akan menyerahkan MSAT ke polisi asal tidak dilakukan penangkapan.”Saya antar ke sana (Polda Jatim),” kata Kiai Muhammad Muhtar, pengasuh sekaligus ayah MSAT kepada Kapolres Jombang AKBP Mohamad Nur Hidayat.

Janji itu ditepati. Pukul 23.30 WIB, MSAT menyerahkan diri. “Yang bersagkutan (MSAT) malam ini menyerahkan diri kepada kami untuk ditahap duakan. Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung jalannya proses penegakan hukum,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta di Jombang, Kamis (7/7/2022) malam seperti ditulis tribratanews.jatim.polri.go.id.

Menurut Nico, MSAT ditemukan dalam penyisiran yang dilakukan polisi di area pondok. Meski sempat mendapat perlawanan dari para simpatisan, polisi akhirnya mampu meringkus dan menggelandangnya ke mobil. MSAT langsung diamankan ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.

“Untuk sembunyinya perlu kami sampaikan bahwa yang bersangkutan selama ini berada di sekitar sini. Untuk saudara MSAT dibawa ke Mapolda Jawa Timur,” pungkas Irjen.

Penulis: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: cabulkiai jombangpolda jatimponpes sidhiqiyah
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Polisi Tetapkan 5 Tersangka Baru Kasus Pelecehan Santriwati Jombang - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Seniman Gunadi menjelaskan proses pembuatan patung Bung Karno setinggi lima meter di Istana Gebang Kota Blitar

Dibalik Patung Baru Soekarno di Blitar, Seniman Gunadi Sebut Karakter Bung Karno Paling Sulit

Warga mengikuti tradisi Baritan dan ritual bulan Suro di wilayah Blitar Jawa Timur

Tradisi Bulan Suro di Blitar: Dari Baritan hingga Larung Sesaji, Masih Dilestarikan Warga

Ilustrasi perbedaan tampilan wajah carb face dan protein face akibat pola konsumsi karbohidrat dan protein

Carb Face vs Protein Face, Apa Pengaruh Makanan ke Wajah?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In