• Login
Bacaini.id
Wednesday, July 8, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

DKPP Kota Kediri Bangun Ketahanan Pangan di Sekolah

ditulis oleh Editor
30 September 2022 17:57
Durasi baca: 2 menit
Murid SDN Tosaren 1 antusias mengikuti kegiatan Urban Farming Goes to School. Foto: Ist

Murid SDN Tosaren 1 antusias mengikuti kegiatan Urban Farming Goes to School. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Memiliki lahan sekolah yang sempit tidak membatasi semangat para siswa SDN Tosaren 1 Kota Kediri untuk berkebun. Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan Urban Farming Goes to School.

Kegiatan tersebut dilakukan siswa kelas 3, 4 dan 5 di halaman sekolah dengan bekal peralatan yang sudah disediakan pihak sekolah. Mereka diajarkan metode-metode pertanian yang cocok diterapkan di lahan terbatas oleh Hatta dan Ayu selaku penyuluh pertanian lapangan DKPP Kota Kediri.

“Program ini terkait dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang sudah diterapkan di seluruh sekolah. Tujuannya untuk mengenalkan pertanian sejak dini kepada siswa agar regenerasi petani bisa muncul dari mereka,” jelas Moh Ridwan, Kepala DKPP Kota Kediri di SDN Tosaren 1, Jumat, 30 September 2022.

Menurutnya, generasi era sekarang bisa dibilang belum memiliki keinginan yang kuat dalam bidang pertanian. Generasi milenial ini cenderung kurang memahami proses bercocok tanam mulai dari penyemaian hingga panen.

“Inti kegitan pertanian di perkotaan ialah lahan yang sempit bisa kita tanami. Kita bisa memaksimalkan pertanian di situ,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut penyuluh pertanian DKPP Kota Kediri mengenalkan empat metode pertanian yang bisa diterapkan pada lahan sempit, yakni vertikultur (bertingkat), aquaponik, wall gardening serta budidaya hidroponik.

“Sebelum praktik, kita ajarkan dulu teori dasar tentang metode bertani. Lalu pada praktiknya kita ajarkan cara menyemai,” jelas Ridwan.

Disebutkannya, jenis tanaman yang disemai adalah bermacam-macam sayuran seperti pokcoy, caisim, kangkung, dan bayam. Kemudian ada sayuran jenis buah, seperti cabai, terong, gambas, timun, tomat dan bungkul. Penyuluh juga mengajarkan cara menyemai buah stroberi.

Untuk melakukan proses semai, para siswa menggunakan sekop kecil, tray semai, spray dan plastik polybag semai. Khusus untuk sekop kecil, para siswa diminta untuk membawanya dari rumah masing-masing.

“Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di sekolah. Kami juga mengajak siswa dan juga para guru untuk melakukan urban farming di rumah masing-masing dalam rangka membentuk ketahanan pangan,” terangnya.

Lebih lanjut, Ridwan mengatakan bahwa kegiatan urban farming ini juga dinilai sebagai salah satu upaya dalam menjaga inflasi. Berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, penyumbang utama masalah inflasi bersumber dari sektor pangan, termasuk komoditas sayur-mayur, cabai dan bawang.

“Disamping untuk menumbuhkan semangat bertani pada generasi muda, hasil dari urban farming juga diharapkan bisa mencukupi pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Sehingga keterbatasan pasokan komoditas sayur-mayur tidak lagi menjadi alasan melambungnya harga-harga lain,” tandasnya.**

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: DKPP Kota Kediripemkot kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ari Supit (kiri) bersama Hashim Djojohadikusumo. Foto: IG@ari_supit

Efisiensi Anggaran, Komitmen Tetap Terjaga: Prabowo Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Semakin Tepat Sasaran

Petugas mengevakuasi korban tertemper KA Brawijaya di jalur rel Desa Buntaran Kecamatan Rejotangan Tulungagung

Pria Misterius Tewas saat KA Brawijaya Melintas

Ilustrasi kreator konten membuat video TikTok Affiliate dengan data menunjukkan 83 persen masyarakat melihat link affiliate tetapi checkout masih rendah

83% Orang Melihat Link Affiliate, Kenapa yang Checkout Sedikit? Ini Rahasianya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In