• Login
Bacaini.id
Thursday, May 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret Suap Impor 61,3 Milyar

ditulis oleh Redaksi
7 May 2026 17:36
Durasi baca: 2 menit
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Bacaini.ID, KEDIRI – Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi cukai. Namanya muncul dalam dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada sidang perdana yang digelar pada 6 Mei 2026.

Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Djaka hadir dalam pertemuan pejabat Bea Cukai dengan pengusaha kargo di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Juli 2025. Pertemuan itu menjadi bagian dari rangkaian dugaan suap senilai Rp61,3 miliar yang diberikan oleh bos Blueray Cargo, John Field, bersama dua rekannya kepada sejumlah pejabat Bea Cukai.

Meski tidak disebut menerima uang secara langsung, keterlibatan Djaka dalam pertemuan tersebut menimbulkan sorotan publik. Dakwaan juga mengungkap adanya fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1,8 miliar yang diberikan kepada pejabat Bea Cukai lain, termasuk mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Rizal, Kasubdit Intelijen Sisprian Subiaksono, serta Kepala Seksi Intelijen Orlando Hamonangan.

Nama-nama ini kini berstatus terdakwa, sementara Djaka masih berada dalam posisi sebagai saksi yang disebut dalam dakwaan.

Djaka Budi Utama sendiri dilantik sebagai Dirjen Bea dan Cukai pada Mei 2025, menggantikan Askolani. Sebelumnya ia menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) dan dikenal sebagai perwira lulusan Akademi Militer 1990 dengan latar belakang Kopassus.

Karier panjangnya di birokrasi membuat keterlibatannya dalam kasus ini menjadi perhatian besar, terlebih karena Bea Cukai merupakan salah satu instansi strategis dalam penerimaan negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Djaka tidak dinonaktifkan dari jabatannya karena proses hukum masih dalam tahap awal. Pemerintah, kata Purbaya, akan memberikan pendampingan hukum bila diperlukan, sembari menekankan asas praduga tak bersalah. Sementara itu, pihak Bea Cukai melalui humas menyatakan menghormati proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.

Kasus ini menambah daftar panjang sorotan terhadap Bea Cukai setelah operasi tangkap tangan KPK pada Februari 2026 yang mengamankan 17 orang terkait dugaan suap impor. Kasus ini memperkuat persepsi bahwa instansi pengelola penerimaan negara dari cukai dan impor rawan praktik suap dan gratifikasi.

Meski Djaka belum berstatus tersangka, munculnya namanya dalam dakwaan membuat posisinya berada dalam tekanan, sekaligus membuka babak baru dalam pengungkapan relasi kuasa antara pejabat negara dan pengusaha di sektor perdagangan internasional.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bea cukaidirjen bea cukaikorupsikorupsi bea cukaisuap impor
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kantor Kemenag.

Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut, Ratusan Santri Dipindah

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret Suap Impor 61,3 Milyar

PDIP Trenggalek menerima alokasi dana bantuan partai politik tahun 2026 terbesar

PDIP Trenggalek Terima Dana Banpol Rp524,2 Juta, Jadi Penerima Terbesar 2026

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In