• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Desa Tak Lagi Jadi Pelengkap, Gus Fawait Kunci Ekonomi Jember di ADD dan MBG

ditulis oleh Redaksi
12 February 2026 14:59
Durasi baca: 2 menit
Bupati Jember, Muhammad Fawait

Bupati Jember, Muhammad Fawait

BACAINI.ID, JEMBER – Desa diminta berhenti menjadi penonton. Bupati Jember Gus Fawait menegaskan, jika ingin angka kemiskinan turun, maka perputaran uang harus benar-benar hidup di desa.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam Sosialisasi Pengawasan Pemerintahan Desa dan Dana Desa di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (12/2/2026), di hadapan Wakil Menteri Dalam Negeri dan Komisi II DPR RI.

Di forum tersebut, Gus Fawait tidak hanya memamerkan potensi Jember, tetapi juga memaparkan persoalan paling mendesak yaitu kemiskinan.

Jember, kata dia, memiliki garis pantai selatan terpanjang kedua di Jawa Timur dan wilayah pegunungan di bagian utara. Beragam komoditas ekspor lahir dari tanah ini.

Namun, ironi muncul ketika angka kemiskinan absolut Jember masih menempati posisi kedua di Jawa Timur, bahkan tertinggi untuk kategori kemiskinan ekstrem.

“Mayoritas kantong kemiskinan ada di desa, terutama yang berbatasan dengan kebun, hutan, dan pesisir. Maka desa harus jadi pusat perputaran ekonomi,” tegasnya.

Menurutnya, jika uang beredar dan bertahan di desa, maka dampaknya akan langsung terasa pada kesejahteraan warga. Karena itu, Pemkab Jember memastikan Alokasi Dana Desa (ADD) akan dikembalikan dan diperkuat dalam Anggaran Perubahan 2026.

Skema ini diharapkan memberi ruang inovasi lebih luas bagi kepala desa dalam mengelola pembangunan dan pemberdayaan ekonomi.

Tak berhenti di situ, Gus Fawait juga membidik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai mesin ekonomi baru. Dengan estimasi sekitar 300 ribu penerima manfaat di Jember, program nasional itu diproyeksikan mampu memutar uang hingga Rp4 triliun.

“Tugas kita memastikan uang itu tidak keluar dari Jember,” ujarnya.

Pemkab berencana menerbitkan surat edaran agar bahan baku MBG wajib disuplai dari produk pertanian, peternakan, serta UMKM lokal. Skema ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperkuat rantai ekonomi desa.

Gus Fawait bahkan menggagas sinergi antara Koperasi Merah Putih dengan distribusi MBG agar terbentuk ekosistem ekonomi yang saling menopang. Bersama BP Taskin, pemerintah daerah juga akan membina warga miskin ekstrem agar bisa naik kelas menjadi pemasok dalam program MBG melalui pembentukan UMKM baru.

Dengan pendekatan itu, MBG tidak berhenti sebagai program konsumsi semata. Ia diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya pelaku usaha baru dari kelompok rentan.

Bagi Gus Fawait, desa bukan sekadar objek pembangunan atau penerima anggaran. “Desa adalah pusat pertumbuhan. Jika strategi ini berjalan konsisten, maka desa bukan hanya menjadi lokasi program, tetapi episentrum kebangkitan ekonomi Jember,” pungkasnya.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In