• Login
Bacaini.id
Monday, May 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Demam Piala Dunia, Bola Plastik Laku Keras

ditulis oleh Editor
30 November 2022 19:44
Durasi baca: 2 menit
Para pekerja tengah menyelesaikan proses produksi bola. Foto: Bacaini/Syailendra

Para pekerja tengah menyelesaikan proses produksi bola. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Gelaran piala dunia yang disiarkan secara langsung di televisi membuat bisnis bola plastik di Jombang laku keras. Olah raga ini mendadak populer di masyarakat untuk menirukan gaya pemain dunia.

Lutfi Jawar Fatah adalah salah satu yang beruntung dari gelaran piala dunia. Warga Dusun Bendungrejo, Desa/Kecamatan Jogoroto, Jombang ini adalah produsen bola plastik yang memasok seluruh daerah di Indonesia. “Sejak perhelatan sepak bola dunia dimulai, pesanan bola plastik terus berdatangan,” kata Lutfi kepada Bacaini.id, Rabu, 30 November 2022.

Di rumah produksinya, Lutfi mempekerjakan belasan karyawan dari lingkungan sekitar rumahnya dan bekerja sesuai bagiannya masing-masing. Menurutnya, proses produksi bola plastik tidak membutuhkan waktu lama karena dilakukan menggunakan alat modern dan canggih.

Pada proses produksi, pekerja laki-laki bertugas mencampurkan biji plastik jenis PE sebagai bahan utama dengan pewarna plastik dan kemudian dimasukkan ke dalam sebuah mesin. Selang beberapa waktu campuran bahan itu keluar dalam bentuk bola sesuai warna campurannya.

“Untuk warna ini sesuai permintaan pelanggan. Biasanya warna merah putih, warna kuning dan warna hitam. Pelanggan juga kami bebaskan memilih motif maupun ukuran bola yang diinginkan,” terangnya.

Setelah itu gantian pekerja perempuan melakukan finishing mulai dari packing hingga memasang spon pelapis jika diperlukan. Proses selesai dan bola-bola tersebut siap dikirim ke alamat pelanggan.

Lutfi mengungkapkan, pesanan bola plastik sudah mulai meningkat bahkan sejak satu bulan sebelum perhelatan Piala Dunia berlangsung. Tingginya permintaan bahkan sampai membuat para karyawannya merasa kewalahan.

“Saat ini, minimal kita produksi 600 lusin bola sehari. Ini meningkat drastis dari sekitar 100 lusin sehari,” ungkapnya.

Menurut Lutfi, permintaan bola paling tinggi berasal dari Pulai Jawa, Kalimantan dan juga Papua. Sementara untuk harga tergantung ukurannya, paling kecil dijual dengan kisaran harga Rp25.000 – Rp30.000 per lusin.

“Paling mahal itu bola berbahan spons, saya banderol harga Rp50.000 per lusin,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Lutfi mengakui bahwa Piala Dunia menjadi magnet tersendiri bagi usahanya. Tentu saja, meningkatnya permintaan bola tidak lepas dari event empat tahunan yang tahun ini berlangsung di Qatar.

“Kompetisi ini membawa efek sangat besar bagi usaha kami,” imbuhnya.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: piala dunia 2022 qatar
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Gaya Tengil Presiden Trump Pada Turis Penonton Piala Dunia 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Muh Samanhudi Anwar Ketua KONI Kota Blitar dipersoalkan dan berpotensi digugat ke BAKI

Keabsahan Ketua KONI Kota Blitar Bisa Digugat ke BAKI, Status Hukum Samanhudi Disoal

Ilustrasi teror pocong viral di Jawa Timur yang mengingatkan pada kasus ninja dan kolor ijo

Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

Ilustrasi teror pocong. Foto: bacaini by AI

Teror Pocong, Hoaks yang Menjadi Modus Kriminal

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In