• Login
Bacaini.id
Tuesday, April 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Clorotan, Cara ‘Aneh’ Warga Jombang Menangkal Petir

ditulis oleh
28 December 2021 16:18
Durasi baca: 3 menit
Warga Jombang melakukan selamatan tolak petir. Foto:Bacaini/Syailendra

Warga Jombang melakukan selamatan tolak petir. Foto:Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Warga Dusun Banjarsari, Desa Bareng, Kabupaten Jombang punya cara unik menangkal petir dan musibah. Alih-alih memasang peralatan khusus, mereka justru menggelar selamatan di makam.

Sejak turun temurun masyarakat Dusun Banjarsari mempercayai jika menggelar selamatan di makam leluhur akan menghindarkan mereka dari petir dan musibah. Upaya ini untuk melindungi petani saat memanen hasil pertanian.

Proses ini diawali dengan kedatangan warga yang mayoritas petani berjalan beriringan menyusuri pematang sawah menuju makam Mbah Kudus. Dia adalah sosok yang diyakini sebagai pendiri kawasan alias babat alas.

Warga juga membawa asahan (makanan) serta jajanan tradisional yang terdiri dari kue clorot, brondong dan pasung. Seluruh asahan tersebut ditempatkan dalam baki yang dibungkus kain. Sebagian digendong dan sebagian ditaruh diatas kepala sambil membaca doa syukur atas kembalinya musim tanam padi.

Mbah Lewi, 75 tahun, tokoh masyarakat setempat mengatakan tradisi clorotan merupakan peninggalan nenek moyang yang dipercaya menghindarkan petani dari ancaman petir dan guntur, kala musim hujan saat dan petani mulai menanam padi.

”Kue clorot terbuat dari tepung beras dicampur gula pasir bisa juga gula kelapa, kemudian dibungkus janur, atau daun kelapa muda. Bentuknya memanjang hampir menyerupai terompet,” ujar Mbah Lewi menjelaskan asahan yang dibawa.

Makanan berikutnya adalah berondong atau jajanan yang terbuat dari jagung. Berondong jagung diwujudkan sebagai geluduk atau halilintar yang gemelegar di langit. Saat awal musim tanam yang berbarengan dengan musim turun hujan, pasti ada petir dan geluduk.  Suara gemuruh geluduk itu dianggap membahayakan petani.

Kue ketiga adalah kue pasung, yang  hampir sama dengan clorotan. Kue ini dibuat dari tepung beras yang dikukus. Hanya saja yang membedakan kue ini kemesannya. Kue pasung dibungkus dengan daun nangka atau daun pisang. ”Kue pasung ibarat pelindung, sebagai bentuk doa kepada Tuhan agar petani diberi keselamatan saat menanam padi,” terang Mbah Lewi. 

Dalam ritual ini warga juga berkirim doa kepada para leluhur hingga tokoh yang membabat alas desa. Usai berdoa, seluruh ambeng yang dibawa dinikmati bersama oleh seluruh petani yang hadir. Sebagian menikmati makanan yang ditukar dengan warga lain sebagian lagi dibawa pulang untuk dibagikan kepada keluarga.

Ritual Kuno

Ritual clorotan merupakan ritual tahunan yang digelar petani Dusun Banjarsari sejak tahun 1950 silam. Melalui kegiatan sedekah desa ini mereka percaya petani bisa terhindar dari balak tersambar petir, angin kencang ataupun balak lainnya. “Sekaligus hasil panen petani diharapkan juga melimpah,” pungkas Mbah Lewi.

Hal serupa disampaikan Samiaji, panitia selamatan yang berharap ritual ini bisa membangun kebersamaan antar warga. Warisan leluhur untuk berkumpul makan dan berbagi menjadi tali persaudaraan yang terus dijaga. “Jika ada musibah kitapun juga bergotong royong bersama untuk saling membantu, kekgiatan ini sebagai upaya tolak balak disaat musim hujan yang berpotensi angin dan petir,” sebut pria yang akrab di sapa Mijek ini.

Kegiatan uri uri budaya ini akan terus dijaga dan dilestarikan agar bisa menjadi kearifan lokal yang tidak hilang di tengah modernisasai.

Penulis: Syailendra
Editor: Budi S

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penumpang kereta api padat di awal 2026

Daop 7 Madiun Catat 3 Juta Penumpang di Awal 2026, Kereta Jadi Solusi Tekan Emisi Karbon

Bunga blue poppy berwarna biru langit mekar di pegunungan Himalaya

Saking Indahnya Blue Poppy Sempat Dianggap Mitos, Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

RA Kartini tokoh emansipasi perempuan Indonesia

Kritik Kartini terhadap Poligami: Suara Perempuan Jawa yang Mengguncang Zaman

  • Alun-alun Kota Kediri yang mangkrak dan Kepala Dinas PUPR Endang Kartika Sari.

    Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ponorogo dan Panggilan Sejarah: Dari Daerah Agraris Menuju Penyangga Kedaulatan Pangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In