Poin Penting:
- Kutu buku bukan pemakan kertas, melainkan pemakan jamur
- Penyebab utama kemunculan kutu buku adalah kelembapan tinggi di dalam rumah
- Cara paling efektif membasmi kutu buku adalah mengurangi kelembapan
Bacaini.ID, KEDIRI – Kolektor buku pasti tak asing dengan serangga kecil yang bahkan hampir tak terlihat ini. Seringkali tampak sebagai titik-titik kecil berwarna putih atau kekuningan, bergerak di rak dan lembar kertas. Kutu buku atau booklice merupakan serangga kecil bernama ilmiah Psocoptera yang tidak menggigit manusia seperti kutu rambut.
BACA JUGA: Hal Sepele Bikin Rumah Diserbu Hama, Aroma Buah Salah Satunya
Kutu buku sebenarnya tidak memakan kertas atau lem buku secara langsung, melainkan mengonsumsi jamur mikroskopis, ragi dan lumut yang tumbuh di permukaan benda akibat kondisi lingkungan yang lembap. Serangga ini tidak tertarik pada kotoran, namun mereka sangat bergantung pada kelembapan untuk bertahan hidup dan berkembang biak.
Mereka adalah indikator alami bahwa ada area di dalam rumah yang memiliki kelembapan tinggi, yang kemudian memicu pertumbuhan jamur mikroskopis yang menjadi sumber makanan utama mereka. Kutu buku sering kali ditemukan di area-area yang jarang tersentuh udara segar atau area dengan sirkulasi buruk, seperti celah rak buku yang menempel dinding, tumpukan kertas, area dapur dan kamar mandi, maupun furnitur kayu atau wallpaper yang kondisinya lembap.
Cara Membasmi Kutu Buku Secara Efektif
Mengatasi kutu buku tidak selalu memerlukan bahan kimia keras. Kunci utamanya adalah mengubah lingkungan rumah menjadi tempat yang tidak lagi nyaman bagi mereka dengan cara menurunkan tingkat kelembapan. Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan:
Kendalikan Kelembapan Ruangan
Ini adalah langkah paling krusial. Kutu buku tidak dapat bertahan hidup di lingkungan yang kering. Usahakan untuk menjaga tingkat kelembapan di dalam ruangan agar tetap di bawah 50%. Selain itu, gunakan dehumidifier (penyerap kelembapan) di area penyimpanan buku atau dokumen penting untuk menjaga udara tetap kering.
Tingkatkan Ventilasi dan Kebersihan
Pastikan aliran udara di dalam rumah lancar. Buka jendela secara rutin, terutama saat cuaca cerah, untuk membiarkan udara luar yang lebih kering masuk ke dalam rumah.
Lakukan pembersihan rutin dengan vakum pada celah-celah rak buku, sudut ruangan, dan bawah furnitur untuk menghilangkan debu dan spora jamur yang menjadi sumber makanan mereka.
Perbaiki Sumber Kebocoran
Jangan biarkan masalah kecil menjadi besar. Segera perbaiki pipa bocor, atap yang rembes, atau masalah kondensasi pada dinding atau kusen jendela. Area yang basah secara terus-menerus adalah ‘hotel bintang lima’ bagi kutu buku.
Kelola Penyimpanan Barang Kertas
Hindari menumpuk buku, koran, majalah, atau kardus bekas di area yang lembap. Untuk buku atau dokumen penting, simpan dalam wadah penyimpanan kedap udara (airtight containers) dan tambahkan kantong silica gel di dalamnya untuk menyerap kelembapan berlebih.
Teknik Khusus: Membasmi dengan Freezer
Jika koleksi buku kesayangan sudah terlanjur terinfestasi kutu buku, jangan terburu-buru membuangnya. Gunakan teknik pembekuan untuk membasminya dengan efektif, caranya dengan memasukkan buku atau dokumen yang terkena kutu ke dalam plastik klip atau kantong kedap udara. Pastikan plastik trtutup rapat agar kelembapan freezer tidak merusak kertas.
Letakkan buku yang sudah diplastik tersebut ke dalam freezer selama beberapa hari dalam suhu -18 derajad celcius. Suhu yang sangat rendah akan membunuh kutu buku beserta telurnya secara tuntas. Setelah dikeluarkan dari freezer, biarkan buku mencapai suhu ruangan di dalam plastik terlebih dahulu sebelum dibuka. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kondensasi atau pengembunan pada permukaan buku yang justru bisa mengundang jamur kembali.
Jika setelah melakukan semua langkah di atas serangan tetap berlanjut, kemungkinan besar masih terdapat sumber kelembapan tersembunyi di struktur rumah yang memerlukan penanganan profesional. Dengan ketelatenan menjaga kelembapan dan kebersihan rumah, koleksi buku akan tetap terjaga dengan aman dan bebas dari gangguan kutu buku.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif
BACA JUGA: Tan Malaka Sebut Diponegoro Samai Cromwell dan Garibaldi, Tapi Tak Punya Program Politik dan artikel lainnya di rubrik BACAGAYA




