• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Saatnya Menikmati Legenda Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek

Cita Rasa Smokey Khas Arang dan Resep Turun-Temurun yang Bertahan Lintas Generasi

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
21 March 2026 14:59
Durasi baca: 2 menit
ayam lodho pak yusuf trenggalek dengan kuah santan kental

Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek, kuliner legendaris dengan cita rasa gurih dan aroma smokey khas arang yang menggugah selera (foto/Bacaini.id)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Lebaran Idul Fitri 2026, saatnya menikmati hidangan ayam lodho khas Kabupaten Trenggalek Jawa Timur.

Salah satunya Ayam Lodho Pak Yusuf yang tetap bertahan sebagai salah satu ikon kuliner legendaris di Trenggalek. 

Berdiri sejak 1987 oleh pasangan Muhammad Yusuf dan Sutilah, bisnis kuliner itu kini diteruskan oleh Ayub Naulak, generasi berikutnya.

Berlokasi di Jalan Raya Kedunglurah, Kecamatan Pogalan, bisnis kuliner ini dikenal luas berkat sajian ayam lodho.

Kuah santannya kental, gurih, ditambah aroma ayam bakar yang menggoda. Tidak heran menjadi kuliner favorit wisatawan di Jawa Timur.

Baca Juga:

  • Cara Memasak Ayam Lodho yang Bikin Nagih
  • Resep Bumbu Bali, Kuliner Pedas yang Bukan Berasal dari Bali

Ayub Naulak, selaku pengelola, mengungkapkan keunikan ayam lodho terletak pada proses memasaknya, yakni dibakar dan ayam kampung.

Pembakaran memakai bara arang dengan suhu tinggi, sehingga menghasilkan tekstur daging yang gurih bercampur aroma smokey.

“Perbedaannya ada di proses pembakaran. Kami menggunakan api arang yang panas, sehingga rasa ayam lebih gurih dan aromanya lebih keluar,” jelas Ayub Sabtu (21/3/2026).

Ayam lodho sendiri merupakan kuliner khas Mataraman, utamanya Tulungagung dan Trenggalek. Sekilas mirip opor, namun karakter rasanya lebih kuat. Perpaduan bumbu rempah Nusantara dengan teknik memasak yang khas.

“Proses pembuatannya cukup panjang. Ayam kampung terlebih dahulu dibelah dan dipanggang di atas bara hingga setengah matang,” imbuhnya.

Setelah itu, ayam dimasak dalam kuah santan kental yang dibumbui berbagai rempah seperti ketumbar, kunyit, merica, pala, daun salam, daun jeruk, dan cabai rawit hingga meresap sempurna.

Bukan hanya soal rasa, ayam lodho juga sarat nilai budaya. Sejak zaman dulu, hidangan ini selalu hadir dalam berbagai tradisi masyarakat Jawa, seperti slametan, tasyakuran, hingga pesta pernikahan. Menjadi simbol rasa syukur dan harapan akan keberkahan.

Kini, ayam lodho tidak hanya menjadi konsumsi masyarakat lokal, tetapi juga berkembang sebagai daya tarik wisata kuliner. 

Perpaduan ayam lodho, sego gurih, dan kulupan menghadirkan harmoni rasa gurih, pedas, dan segar yang terus memikat hingga lintas generasi.

Keberadaan Ayam Lodho Pak Yusuf pun menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap mampu bertahan dan bersaing di tengah arus modernisasi.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: ayam lodho pak yusuf trenggalek
Via: kuliner lebaran trenggalek
Tags: ayam lodhoayam lodho pak yusuf trenggalekkuliner lebaran trenggalektrenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

lomba balap dayung perahu tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek

Lomba Balap Dayung Tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek Tarik Animo Wisatawan

Nelayan Pantai Prigi Trenggalek menyiapkan kapal di tengah kenaikan harga solar industri

Harga Solar Industri Naik, Nelayan Prigi Trenggalek Keluhkan Biaya Melaut Membengkak

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In