Bacaini.id, JEMBER- Usai meninjau SDN Tanggul Kulon 01, Fawait melanjutkan agenda ke Alun-Alun Tanggul. Peninjauan ini menjadi bagian dari rencana pemerintah daerah untuk memperluas pembangunan agar tidak hanya terkonsentrasi di pusat Kabupaten Jember.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan, pembangunan daerah perlu menjangkau wilayah kecamatan hingga desa. Dengan demikian, masyarakat di luar kawasan perkotaan juga dapat merasakan manfaat pembangunan sekaligus memperoleh peluang ekonomi baru.
Pembenahan Alun-Alun Tanggul dijadwalkan mulai November 2026. Penataannya direncanakan terintegrasi dengan pengembangan wisata religi di kawasan tersebut.
“Nantinya itu akan menghubungkan Alun-Alun Tanggul dengan Masjid Jami Tanggul dan kawasan makam Habib Sholeh Tanggul,” katanya.
Menurut Gus Fawait, pengembangan kawasan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki tampilan ruang publik, tetapi juga mengoptimalkan potensi lokal yang dapat mendatangkan aktivitas ekonomi bagi warga sekitar.
Integrasi ruang publik dan destinasi religi diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan Tanggul. Peluang tersebut juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha lokal untuk mengembangkan kegiatan ekonomi seiring meningkatnya kunjungan masyarakat.
Dengan rencana penataan ini, pembangunan Alun-Alun Tanggul diarahkan tidak sekadar menjadi proyek pembenahan kawasan, tetapi juga bagian dari upaya mengembangkan potensi wisata dan mendorong pemerataan ekonomi di Kabupaten Jember. (meg/adv)




