• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Demo Tolak Omnibus Law Ulang Sejarah 1998

ditulis oleh
9 October 2020 04:43
Durasi baca: 1 menit
Aksi mahasiswa di DPRD Kota Kediri. Foto: Bacaini/Novira

Aksi mahasiswa di DPRD Kota Kediri. Foto: Bacaini/Novira

KEDIRI – Aksi unjuk rasa mahasiswa dan aktivis buruh, Kamis 8 Oktober 2020 menjadi sejarah. Aksi ini dianggap terbesar setelah reformasi tahun 1998, yang dilakukan serentak di berbagai daerah.

Anggapan bahwa mahasiswa era milenial telah melempem terbantahkan. Di tengah pandemi Covid-19 yang menyita perhatian masyarakat, mahasiswa turun ke jalan menolak Undang-undang Cipta Kerja yang dianggap memberangus pekerja.

Di Kota Kediri aksi ini terjadi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jalan Mayor Bismo. Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi dan perguruan tinggi tumpah ruah menolak pengesahan UU Cipta Kerja.

Meski tak pecah menjadi huru hara, aksi ini menarik perhatian masyarakat. Warga mengapresiasi aksi mahasiswa yang dinilai berani keluar kampus untuk memprotes kebijakan pemerintah. “Baru ini lihat aksi mahasiswa besar-besaran, serentak di berbagai daerah,” kata Eka Wisnu, mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kepada Bacaini.id.

Tak hanya di Kediri, aksi serupa terjadi di Malang, Surabaya, Jember, dan kota lain di Jawa Timur. Di beberapa kota tersebut, aksi mahasiswa berujung bentrok dengan aparat keamanan. Tak sedikit mahasiswa yang terluka dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Aksi mahasiswa kali ini seperti air bah. Seakan menemukan isu bersama, mereka turun ke jalan mengecam rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dianggap tidak peka. Para mahasiswa menutut pencabutan undang-undang tersebut, yang dipaksakan di tengah situasi sulit.

Anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Demokrat, Ashari dengan tegas mendukung gerakan mahasiswa. Partai Demokrat sejak awal menolak pengesahan UU Cipta Kerja yang dianggap bertentangan dengan kepentingan pekerja.

“Saya mendorong mahasiswa melakukan upaya hukum atas undang-undang itu. Sebab upaya kami di legislatif sudah patah,” katanya usai menemui pengunjuk rasa.

Menurut Ashari, partainya menolak pengesahan itu dengan dalih pemerintah diminta fokus pada penanganan dan pencegahan Covid-19. Selain itu, undang-undang tersebut dinilai cacat hukum karena tata-tertib pembahasan di DPRD tidak mengatur sidang secara virtual. (Novira/HTW)

 

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In