• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Keluarga Penumpang Sriwijaya Air di Pare Kediri Berharap Keajaiban

ditulis oleh
10 January 2021 10:09
Durasi baca: 2 menit
Nanik Mardiati Zarkasi (kiri) menunjukkan foto anak dan cucunya yang menumpang pesawat naas. Foto: Bacaini/Budi

Nanik Mardiati Zarkasi (kiri) menunjukkan foto anak dan cucunya yang menumpang pesawat naas. Foto: Bacaini/Budi

KEDIRI – Jatuhnya pesawat komersial Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta – Pontianak menimbulkan duka mendalam bagi keluarga Nanik Mardiati Zarkasi. Warga Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri ini masih menunggu kabar anak dan cucunya yang menjadi penumpang pesawat naas tersebut.

Ditemui Bacaini.id di rumahnya Jalan Yos Sudarso Nomor 78-A, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Nanik tak bisa menyembunyikan kesedihan. Sambil menangis, dia memegangi foto anak dan cucunya yang ikut dalam penerbangan itu. “Anak dan cucu saya ikut dalam pesawat itu,” kata Nanik sedih, Minggu 10 Januari 2021.

baca ini : Polda Jatim Lakukan Tes DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air di Kediri

Sesuai dengan daftar penumpang atau manifest yang dikeluarkan Sriwijaya Air, anak dan cucu Nanik ada di dalamnya. Mereka adalah Rahmania Eka Nanda, 40 tahun, dan dua putrinya Faziala Amara, 6 tahun dan Fatimah Ashalina, 2,5 tahun. Bersama mereka turut pula Dinda Amelia, 16 tahun yang merupakan pengasuh anak.

Keluarga Kolonel Ahmad Khaidir. Foto: Repro

Nanik mengisahkan, anak dan cucunya berencana menyusul menantunya Kolonel Ahmad Khaidir yang bertugas di Pontianak. Sebelum berangkat, sang ibu sempat mengurus pindah sekolah anaknya yang sulung. Mereka berencana hijrah ke Jakarta setelah sempat tinggal d Pontianak selama setahun.

baca ini DNA Nanik Akan Dicocokkan Dengan Potongan Tubuh Korban Sriwijaya Air

Kegalauan Nanik pecah saat upayanya menelepon Rahmania kemarin siang tak bisa terhubung. Sesuai jadwal penerbangan Sriwijaya Air, pesawat itu harusnya sudah mendarat di Pontianak pukul 14.00 WIB.

baca ini Pembawaan Ganjil Korban Sriwijaya Air Sebelum Terbang

“Saya coba telepon Nia sampai jam 15.00 WIB tapi gak bisa. Akhirnya saya telepon suaminya,” kata Nanik yang tak berhenti meneteskan air mata.

Nanik makin panik dan bingung ketika menantunya memberitahukan jika pesawat yang ditumpangi anak dan cucunya hilang kontak. Sejak itu Nanik tak berhenti menghubungi menantunya untuk menanyakan kabar pesawat yang hingga kini belum ditemukan.

Tonton videonya Keluarga Sriwijaya Air Berharap Keajaiban

Kesedihannya pecah ketika kemudian muncul pemberitaan di televisi tentang hilangnya pesawat tersebut. Dalam daftar penumpang yang diumumkan maspakai Sriwijaya Air, nama anak, cucu, dan pengasuhnya masuk di dalamnya. Diduga pesawat itu terjatuh di Kepulauan Seribu.

Meski sudah dipastikan pesawat Sriwijaya Air dengan nomer penerbangan SJ 182 yang ditumpangi anaknya jatuh, Nanik masih berharap ada keajaiban di sana. Dia berharap mereka bisa ditemukan dalam keadaan selamat. “Kami berharap ada keajaiban bisa bertemu dengan anak dan cucu,” kata Nanik.

Penulis: Budi Sutrisno
Editor: HTW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kecelakaan pesawatsriwijaya air
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Konferensi pers Polres Trenggalek terkait penipuan BCA Mobile palsu

Kebelet Pinjaman Bank Rp1 Miliar, Ibu di Trenggalek Malah Kehilangan Rp150 Juta

Ilustrasi pasangan suami istri berbincang hangat di kamar tidur

Saat Hasrat Bercinta Istri Meredup, Ternyata Bukan Karena Tak Cinta

Ilustrasi netizen Indonesia scroll media sosial berdasarkan survei Jakpat 2025

Tabiat Netizen Indonesia Terungkap: 71% Hanya Scroll Medsos, Cuma 19% Baca Berita

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In