Bacaini.ID, KEDIRI – Lama tak terdengar kabarnya, mantan calon Wakil Wali Kota Kediri Regina Nadya Suwono kembali menarik perhatian publik. Politisi Partai Nasdem ini melontarkan pertanyaan kritis atas pemberian nama Taman Prameswati yang identik dengan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Melalui unggahan Instagramnya @reginasuwono, ia mempertanyakan penamaan ruang terbuka hijau (RTH) baru di Jalan Sudanco Supriadi tersebut.
“Sebagai cah Kediri, boleh dong tau asal-usulnya… Jangan sampai ada yang nuduh pemimpin kita NPD atau macam-macam. Paling baik diskusi enak terbuka,” tulisnya di kolom caption.
Sebagai informasi, istilah NPD yang dimaksud Regina adalah Narcissistic Personality Disorder atau gangguan kepribadian narsistik. Ini adalah kondisi mental ketika seseorang merasa sangat penting, butuh pujian terus-menerus, dan tidak punya rasa empati kepada orang lain.
Masih dalam postingan itu, anak pemilik Hotel Bukit Daun di Desa Semen, Kabupaten Kediri ini mempertanyakan motif penamaannya, yang sama persis dengan nama belakang Wali Kota Kediri yang saat ini menjabat. Ia juga mempertanyakan siapa yang mengusulkan penamaan tersebut serta dasar administratifnya.
Mantan legislator DPRD Kota Kediri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga menegaskan jika kritik yang disampaikan tidak menyerang pribadi, melainkan standar tata kelola. “Jangan sampai ruang publik menimbulkan kesan sebagai ruang personal branding kekuasaan,” tulisnya.
Regina menutup postingan itu dengan meminta Pemerintah Kota Kediri membuka dasar penamaan taman tersebut. Jika memang ada dasar filosofis, proses, dan administrasinya, harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.
Unggahan itu mendapat reaksi cukup besar dari warganet. Hingga pukul 20.00 WIB, atau 9 jam setelah diunggah, postingan itu sudah disukai 2.792 akun dan 322 komentar.
“Terima kasih sudah mewakili ceeee,” tulis akun @nathgilmore.e.
“Umpomo mbiyen pak sutrisno gelem, iso ugo jenenge SLG dadi SLS, tapi pak sutris nggak se rakuss walkot termuda di dunia ini,” tulis akun @hiba_wardhana.
“Prasangka baik saja, mungkin itu nama salah satu putri seorang legenda di Kediri,” tulis akun @tenphlv.
Hingga saat ini belum ada respon dari Pemkot Kediri terkait unggahan tersebut. Informasi yang dihimpun Bacaini.ID, penamaan tersebut merupakan usulan dari Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.
Profil Regina Nadya Suwono
Lahir pada 5 Oktober 1996, Regina tumbuh dalam keluarga pebisnis hotel ternama di Kediri. Ayahnya, Adi Suwono, dikenal sebagai pemilik Bukit Daun Hotel & Resort sekaligus politisi Partai Nasdem. Sejak remaja, Regina menempuh pendidikan di luar negeri, San Yu Adventist School di Singapura, lalu melanjutkan studi komunikasi dan media di RMIT University, Melbourne, Australia. Ia kemudian melengkapi pendidikannya di Universitas Bisa Nusantara.
Karier politik Regina dimulai pada tahun 2019, ketika terpilih sebagai anggota DPRD Kota Kediri dari PDIP dengan raihan suara tertinggi di dapilnya, menjadikannya legislator termuda di usia 23 tahun.
Namun perjalanan politiknya tidak selalu mulus. Ia sempat dipecat dari PDIP karena dianggap tidak sejalan dengan arah partai. Namun kepada media Regina menegaskan jika dirinya mengundurkan diri.
Tak lama kemudian, Regina bergabung dengan Partai NasDem. Ia maju sebagai calon Wakil Wali Kota Kediri berpasangan dengan Ferry Silviana Feronica, didukung koalisi PAN–NasDem. Meski tidak berhasil memenangkan kontestasi, langkah itu menegaskan ambisinya untuk tetap berada di panggung politik lokal.(htw/edt)




