Poin Penting:
- Penelitian menunjukkan buah ceri dapat menurunkan risiko serangan asam urat hingga 35 persen, bahkan hingga 75 persen bila dikombinasikan dengan terapi obat
- Buah beri, apel hijau, dan buah sitrus mengandung antioksidan, polifenol, quercetin, serta vitamin C yang membantu menurunkan kadar asam urat
- Konsumsi buah tanpa tambahan gula berlebih dan sesuai porsi dapat menjadi bagian dari pola makan sehat bagi penderita asam urat
Bacaini.ID, KEDIRI – Penderita asam urat sering kali waswas saat menikmati aneka makanan karena khawatir kadar asam urat meningkat dan memicu nyeri sendi. Sejumlah penelitian kesehatan menunjukkan ada beberapa buah yang terbukti ampuh membantu menurunkan kadar asam urat secara alami. Mulai dari ceri hingga buah sitrus, berikut empat buah sesuai studi kesehatan yang direkomendasikan untuk mengendalikan asam urat.
Buah Ceri Terbukti Turunkan Risiko Serangan Asam Urat Hingga 35 Persen
Penelitian berskala besar dan menjadi acuan medis yang diterbitkan dalam jurnal resmi American College of Rheumatology, menyebutkan bahwa mengonsumsi buah ceri segar atau ekstrak ceri selama dua hari berturut-turut terbukti menurunkan risiko serangan asam urat sebesar 35% dibandingkan dengan tidak mengonsumsinya sama sekali.
Baca Juga:
Ketika konsumsi ceri digabungkan dengan obat penurun asam urat medis, risiko serangan radang sendi turun drastis hingga 75%. Buah ceri diketahui kaya akan senyawa bioaktif dan nutrisi spesifik yang memiliki kemampuan menurunkan kadar asam urat sekaligus meredakan nyeri, diantaranya antosianin, vitamin C, quercetin, kalium dan serat alami.
Berdasarkan panduan dari Arthritis Foundation, 45 buah ceri segar per hari diketahui dapat menurunkan kadar asam urat darah sebesar 14%. Sementara mengonsumsinya dalam bentuk konsentrat sebanyak 1 ons atau kurang lebih 30 ml per hari, dapat menurunkan kadar asam urat tiga kali lebih efektif dibanding buah segar, karena konsentrasi kandungan antosianinnya lebih padat.
Buah Beri Membantu Menghambat Pembentukan Asam Urat
Kelompok buah beri seperti stroberi, bluberi dan rasberi memiliki tipikal yang sama dengan buah ceri. Beri-berian ini juga terbukti secara ilmiah mampu menurunkan konsentrasi asam urat dalam darah sekaligus meredakan nyeri akibat peradangan.
Baca Juga:
Buah beri mengandung kombinasi polifenol, fenol yang dikenal seperti quertin, dan mengandung vitamin C yang tinggi. Zat polifenol dalam buah beri mampu menghentikan atau memperlambat aktivitas pembentukan asam urat dalam tubuh.
Mengonsumsi buah beri untuk membantu menurunkan asam urat sebaiknya dilakukan tanpa memberi tambahan gula atau sirup.
Apel Hijau Kaya Quercetin dan Polifenol Penurun Asam Urat
Kulit apel hijau merupakan bagian yang paling banyak menyimpan antioksidan quercetin dan polifenol penurun asam urat. Karenanya, mengonsumsi apel hijau untuk membantu mengatasi asam urat, wajib dimakan beserta kulitnya. Cukup cuci bersih dan konsumsi 1-2 buah apel hijau ukuran sedang per hari untuk camilan sehat.
Berdasarkan studi klinis, keunggulan apel hijau terletak pada kandungan asam malat dan polifenol yang tinggi, serta kadar fruktosa atau gula buah yang jauh lebih rendah dari apel jenis lain. Karena kaya akan polifenol dan quercetin, buah ini bisa menjadi andalan untuk membantu mengatasi kadar asam urat tinggi dalam darah.
Buah Sitrus Membantu Pembuangan Asam Urat Melalui Urine
Kelompok buah sitrus sangat direkomendasikan karena kaya akan vitamin C. Vitamin C membantu menyaring dan membuang lebih banyak asam urat melalui urine. Meskipun buah sitrus rasanya cenderung asam, setelah dicerna tubuh buah ini justru memberikan efek alkali (basa).
Kandungan asan sitrat menstimulasi pankreas untuk melepaskan kalsium karbonat. Hal ini dapat meningkatkan pH urine, menjadi lebih basa, dan kadar sitrat urine. Urine yang bersifat basa membuat asam urat menjadi lebih larut, sehingga tidak m,engendap menjadi kristal di sendi atau menjadi batu ginjal.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif




