• Login
Bacaini.id
Sunday, April 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Diskusi di Istana Gebang Blitar: Demokrasi Kehilangan Arah, Pancasila Tak Lagi Jadi Kompas Politik

Saat nilai Pancasila memudar, demokrasi terancam berubah jadi arena transaksi—akankah generasi muda mampu mengembalikan arah bangsa?

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
26 April 2026 12:09
Durasi baca: 3 menit
Forum diskusi di Istana Gebang Blitar membahas peran Pancasila dalam menjaga arah demokrasi Indonesia

Diskusi Kelas Bung Karno di Istana Gebang Blitar membahas krisis demokrasi dan pentingnya reaktualisasi nilai Pancasila dalam politik Indonesia (foto/ist)

Poin Penting:

  • Demokrasi Dinilai Kehilangan Arah karena Pancasila Tak Lagi Jadi Landasan
  • Menguatnya Politik Transaksional dan Dominasi Kapital
  • Seruan Reaktualisasi Pancasila dan Peran Generasi Muda

Bacaini.ID, BLITAR — Praktik demokrasi di Indonesia pada umumnya dan Blitar Raya pada khususnya telah kehilangan arah dan nilai. Pancasila tidak lagi dipakai sebagai landasan berpolitik oleh para pelaku-pelakunya.

Dalil Moh Trijanto, aktivis anti korupsi dan juga Direktur Revolutionary Law Firm menghangatkan forum Diskusi Kelas Bung Karno di Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno di Kota Blitar pada Jumat malam (24/4/2026).

Baca Juga:

  • Ketika Kekuasaan Presiden Soekarno Digoyang Politik Uang

Apa dampaknya? Ruang politik, kata Trijanto disesaki oleh kepentingan transaksional para pemain politik yang mengedepankan kekuatan kapital. Panggung idealisme tergusur oleh kepentingan pragmatis.

Fenomena itu jadi pemandangan yang lazim dalam setiap perhelatan pesta demokrasi. Terlihat kasat mata mulai dari tingkat terbawah, yakni pemilihan kepala desa (kades) hingga pemilihan kepala negara.

“Ketika Pancasila tidak dijadikan kompas, maka ruang politik akan mudah diisi oleh kepentingan dan transaksi,” tegas Trijanto yang juga Ketua Umum IKA Unisba Blitar.

Mengambil tempat di Istana Gebang, forum Diskusi Kelas Bung Karno Jumat malam (24/4/2026) tersebut mengusung tema “Reaktualisasi Nilai Pancasila dalam Menjawab Tantangan Demokrasi”.

Baca Juga:

  • Peternak Rakyat di Persimpangan Perjanjian Dagang

Menurut pandangan Moh Trijanto, Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol formal belaka, tapi harus direvitalisasi sebagai sistem etika dalam praktik politik dan kebijakan publik.

Mengacu pemikiran Bung Karno, Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam mewujudkan keadilan sosial. Untuk itu sistem politik harus dibenahi secara kompeherensif, termasuk rekrutmen politik yang sudah seharusnya membasiskan pada nilai.

Trijanto berharap dalam Pemilu 2029 optimisme demokrasi tidak hanya berhenti pada slogan. Pemilu bersih akan terwujud jika komitmen untuk mengembalikan nilai Pancasila dalam praktik politik bisa diwujudkan.

Dalam hal ini Gen Z dan Gen Alpha yang memiliki posisi strategis menentukan arah demokrasi diharapkan tidak menjadi pemilih pasif. Mereka juga harus memahami Pancasila sebagai kesadaran hidup, bukan sekadar hafalan.

“Harapan itu tetap ada, tetapi harus dibarengi langkah konkrit untuk menghidupkan kembali Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Joko Pramono, Kepala Sekolah Kelas Bung Karno mengatakan forum diskusi yang digelar menjadi pengingat bahwa arah bangsa mulai kabur. Ditegaskannya bahwa Indonesia tidak kekurangan konsep, tapi butuh meneguhkan ulang nilai-nilai Pancasila.

“Tanpa Pancasila sebagai kompas, demokrasi berisiko kehilangan makna dan arah serta berubah menjadi arena kepentingan pragmatis semata. Bukan sarana mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” ujarnya.

Penulis: Tim Redaksi

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: blitarbung karnodemokrasiistana gebangMoh Trijantopancasila
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Polisi menggerebek daycare Little Aresha di Yogyakarta terkait kasus kekerasan anak

Viral Penggerebekan Daycare Little Aresha Yogyakarta, Simak Tips Memilih Daycare Aman

Forum diskusi di Istana Gebang Blitar membahas peran Pancasila dalam menjaga arah demokrasi Indonesia

Diskusi di Istana Gebang Blitar: Demokrasi Kehilangan Arah, Pancasila Tak Lagi Jadi Kompas Politik

Muhammad Harun Al Rasyid, pengusaha peternakan dan pemerhati industri pangan nasional

Peternak Rakyat di Persimpangan Perjanjian Dagang

  • Jembatan Cangar Batu Mojokerto lokasi bunuh diri dan fenomena Werther Effect

    Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Larung Sembonyo Trenggalek 2026: Ribuan Warga Ikuti Ritual Syukur Nelayan Prigi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In