• Login
Bacaini.id
Monday, April 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bukan Sekadar Verval, Ini Cara Jember Menguji Kepekaan ASN

ditulis oleh Redaksi
20 April 2026 10:52
Durasi baca: 2 menit
Salah satu ASN Jember yang sedang melakukan verval di Kecamatan Mumbulsari

Salah satu ASN Jember yang sedang melakukan verval di Kecamatan Mumbulsari

Bacaini.ID, JEMBER – Bacaini.id, Jember- Ada yang berbeda dari verifikasi data kemiskinan di Jember tahun 2026 ini. Bukan hanya soal angka yang diperbarui, tapi juga upaya “mengirim” para ASN untuk berhadapan langsung dengan realitas hidup warga miskin. Sesuatu yang selama ini sering hanya mereka lihat di atas kertas.

Pemerintah Kabupaten Jember mengerahkan sekitar 22 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) warga miskin kategori Desil 1. Total, ada sekitar 97 ribu warga yang menjadi sasaran pembaruan data.

Namun, di balik skala besar itu, ada tujuan lain yang ingin dicapai yakni membangun kepekaan sosial para ASN.

Penjabat Sekretaris Daerah Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyebut kegiatan ini bukan semata urusan akurasi data. Ia melihat verval sebagai cara untuk “mendekatkan” birokrasi dengan realitas masyarakat.

“Kalau hanya data, bisa selesai di meja. Tapi dengan turun langsung, ASN bisa melihat sendiri kondisi warga yang selama ini hanya berupa angka,” ujarnya Senin (20/4/2026)

Setiap ASN ditugaskan memverifikasi tiga hingga lima warga. Mereka berasal dari berbagai level, mulai dari PPPK paruh waktu hingga pejabat tinggi.

Distribusi tugas pun tidak selalu mengikuti domisili. Sejumlah ASN harus bekerja di luar wilayah tempat tinggalnya. Selain untuk pemerataan, kondisi ini juga membuka kesempatan melihat wajah kemiskinan dari sudut yang berbeda.

Helmi, misalnya, mendapat lokasi tugas di Sumberjambe meski tinggal di kawasan kota. “Di kota sudah penuh, jadi saya ke sana,” katanya.

Hal serupa dialami Lurah Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Teguh Tri Laksono. Ia mendapat jatah lima warga yang tersebar di Kecamatan Mumbulsari, Pakusari, dan Silo.

Baginya, penugasan lintas wilayah justru menjadi pengalaman penting. “Kita jadi benar-benar melihat kondisi warga di lapangan, bukan sekadar membaca laporan,” ujarnya.

Dari pengalaman itu, Teguh menilai ada dampak yang tak tertulis dalam laporan resmi yakni munculnya empati dan rasa syukur.
“Kita jadi lebih paham kondisi warga. Sekaligus sadar bahwa masih banyak yang hidup jauh di bawah kita,” katanya.

Lebih jauh, ia melihat kegiatan ini sebagai pengingat fungsi dasar ASN. Bahwa pekerjaan mereka bukan hanya administratif, tetapi juga pelayanan publik.
“Turun langsung seperti ini mengingatkan lagi, bahwa tugas utama kita melayani masyarakat—terutama yang paling membutuhkan,” tambahnya.

Pelaksanaan verval berlangsung pada 18 hingga 24 April 2026 dan dimungkinkan diperpanjang. Kegiatan dilakukan di luar jam kerja, baik sepulang kantor maupun saat hari libur.

Meski fleksibel, bahkan bisa diwakilkan jika terkendala jarak, pelaporan tetap harus dilakukan oleh ASN yang bersangkutan melalui akun masing-masing.

Pada akhirnya, Pemkab Jember memang menargetkan data kemiskinan yang lebih akurat. Tapi di saat yang sama, ada harapan lain yang tak kalah penting yakni lahirnya ASN yang lebih peka, responsif, dan tidak lagi berjarak dengan masyarakat yang mereka layani. (meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Munas IKAPETE di Ponpes Tebuireng Jombang membahas harapan Muktamar NU 2026 bebas politik uang

Alumni Ponpes Tebuireng Jombang Minta Muktamar NU 2026 Bersih dari Politik Uang

Alun-alun Kota Kediri yang mangkrak dan Kepala Dinas PUPR Endang Kartika Sari.

Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

Salah satu ASN Jember yang sedang melakukan verval di Kecamatan Mumbulsari

Bukan Sekadar Verval, Ini Cara Jember Menguji Kepekaan ASN

  • Jatmiko Dwijo Saputro adik Gatut Sunu saat memberikan pernyataan terkait pemeriksaan KPK di Tulungagung

    Adik Gatut Sunu Akhirnya Angkat Bicara: Saya Jaga Jarak Sejak Awal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ponorogo dan Panggilan Sejarah: Dari Daerah Agraris Menuju Penyangga Kedaulatan Pangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In