• Login
Bacaini.id
Friday, June 19, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Badan Gizi Nasional Bidik Kabupaten Jember Jadi Role Model Program Makan Bergizi Gratis

ditulis oleh Redaksi
17 April 2026 05:43
Durasi baca: 3 menit

Bacaini.ID, JEMBER – Bupati Jember, Gus Fawait, menyambut kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember, Kamis (16/4/2026).

Bertempat SPPG Cahaya Sholawat Nusantara, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Gus Fawait menegaskan bahwa program ini bukan sekadar upaya perbaikan gizi, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan bagi Jember. Dalam sesi wawancara, Gus Fawait mengungkapkan bahwa potensi perputaran uang dari program MBG ini sangat fantastis.

Jika seluruh satuan pelayanan sudah beroperasi penuh, nilai ekonomi yang beredar di Jember diperkirakan mencapai Rp 4 triliun hingga Rp 4,6 triliun per tahun. Angka ini bahkan berpotensi melampaui total APBD Kabupaten Jember yang saat ini berada di angka Rp 4,3 triliun.

“Perputaran uang dari MBG ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita, meningkatkan pendapatan daerah, dan yang paling penting adalah penciptaan lapangan kerja baru bagi warga Jember,” ujar Gus Fawait.

Gus Fawait juga menyoroti dampak sosial langsung dari program ini. Berdasarkan pengamatannya di lapangan, banyak tenaga kerja yang terserap adalah mereka yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap, seperti ibu rumah tangga dan warga dengan ekonomi rendah. Dengan keterlibatan masyarakat lokal dalam rantai produksi MBG, angka pengangguran di Jember diharapkan dapat menurun secara drastis, yang pada akhirnya akan mengakselerasi pengentasan kemiskinan.

Terkait perkembangan di lapangan, Gus Fawait menyebutkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 200 satuan pelayanan yang mulai beroperasi di Jember. Meski merupakan program skala besar yang penuh tantangan, dia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember bersama Satgas terkait akan terus mengawal jalannya program ini agar berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memberikan apresiasi tinggi terhadap keseriusan Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempersiapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jember dinilai sebagai salah satu daerah paling progresif dalam penyediaan data penerima manfaat yang akurat dan lengkap.Menurut Dadan, komitmen Pemkab Jember terlihat jelas dengan dibentuknya Satgas Percepatan MBG.

Hal ini menumbuhkan optimisme bahwa program MBG di Jember akan memberikan dampak ganda, baik untuk kesehatan anak maupun penguatan ekonomi lokal.Dadan menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan pangan, melainkan mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Sekitar 93 persen anggaran Badan Gizi Nasional akan disalurkan ke setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Setiap satu unit SPPG diproyeksikan menerima dana sekitar Rp 1 miliar per bulan,” ulasnya.

Selanjutnya, 70 persen anggaran digunakan untuk pembelian bahan baku dari petani, peternak, nelayan, dan UMKM setempat.Kemudian, sebanyak 20 persen untuk biaya operasional, termasuk menggaji sekitar 47 relawan per SPG dan 10 persen untuk pengembalian investasi bagi mitra pembangun SPPG.Di Jember sendiri, ditargetkan akan berdiri sebanyak 400 unit SPPG.

Saat ini, sebanyak 207 unit sudah mulai beroperasi. “Artinya, sudah ada aliran dana sekitar Rp 207 miliar per bulan yang masuk ke Jember. Ini akan sangat menggerakkan roda ekonomi daerah,” ujar Dadan.

Terkait pengawasan, Badan Gizi Nasional telah menyiapkan sistem berlapis melalui deputi pengawasan, pemantauan, serta inspektorat. Namun, Dadan juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memantau kualitas menu harian melalui dokumentasi foto.Dia menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kami meminta Bupati untuk memberikan rekomendasi jika ada SPPG yang tidak patuh. Kami akan langsung tindak lanjuti,” tegasnya.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pelantikan pengurus KONI Kota Blitar 2026–2030 di Balai Kusuma Wicitra

Mundur dari Ketua KONI Kota Blitar Usai Dilantik, Samanhudi: Apalah Arti Jabatan

Massa Sobat MBG menggelar aksi damai mendukung program Makan Bergizi Gratis di depan Kantor Pemkab Blitar

Demo Dukung Program MBG di Blitar, Massa: Jangan Biarkan Ompreng Kami Jadi Kenangan

Ilustrasi pengguna media sosial terjebak rabbit hole algoritma dan konten ekstrem di layar ponsel

Rabbit Hole Algoritma Media Sosial: Tragedi Remaja Italia Bongkar Cara AI Manipulasi Pikiran

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In