Bacaini.ID, TRENGGALEK – Kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram atau gas melon atau gas subsidi dirasakan sebagian warga Kabupaten Trenggalek Jawa Timur.
Warga di 3 kecamatan wilayah selatan: Panggul, Pule dan Dongko mengeluh sulitnya mendapat tabung gas melon.
Baca Juga:
- Antrian Panjang Pembeli Elpiji 3 Kg, Ini Cara Daftar Jadi Pangkalan Gas Melon
- Pasokan Gas Melon di Jombang Tiba-tiba Hilang, Ada Apa?
Dari hasil penelusuran petugas, kelangkaaan elpiji subsidi disebabkan peningkatan kebutuhan penggunaan tabung gas melon selama bulan Ramadan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Perekonomian Setda Trenggalek, Agus Subchi mengatakan, munculnya pedagang takjil musiman juga turut menjadi faktor.
“Selama Ramadan aktivitas memasak meningkat. Selain untuk sahur dan berbuka, banyak warga juga membuat takjil. Ditambah lagi muncul pedagang UMKM takjil musiman yang menggunakan LPG 3 kilogram,” ujarnya kepada wartawan Kamis (12/3/2026).
Pemkab Trenggalek pada bulan Februari 2026, kata Agus Subchi sudah mengajukan tambahan kuota gas melon kepada Pertamina Kediri. Namun nyatanya kelangkaan masih juga terjadi, khususnya di wilayah Trenggalek selatan.
Dari hasil pantauan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Karangsoko diketahui pasokan LPG di Trenggalek mencapai sekitar 80 ton per hari. Pasokan berasal dari dua SPBE, yakni SPBE Karangsoko dan SPBE Kedungurah, yang masing-masing 40 ton per hari.
Jumlah tersebut setara 26.666 tabung LPG 3 kilogram yang didistribusikan ke 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Namun untuk distribusi di kawasan dataran tinggi diakui ada kendala teknis karena melalui jalur laut.
“Dalam beberapa hari terakhir, kondisi gelombang laut yang cukup tinggi diduga menghambat distribusi LPG ke sejumlah wilayah selatan Trenggalek,” terangnya.
Kendala yang terjadi mengakibatkan pasokan di sejumlah pangkalan tersendat. Hal itu yang menyebabkan terjadinya kelangkaan di masyarakat.
Pemkab Trenggalek diketahui kembali mengupayakan tambahan kuota LPG khusus untuk periode Ramadan dan Idul Fitri di luar kuota reguler tahunan.
Harga tabung gas melon di Trenggalek saat ini sesuai harga eceran tertinggi (HET) (SPBE ke agen) Rp16.000 per tabung. Harga di pangkalan Rp18.000, dan harga di masyarakat Rp20.000-22.000.
Pemkab Trenggalek diketahui telah mengusulkan kebutuhan gas melon ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur sebanyak 10.767.204 tabung.
Penulis: Aby Kurniawan
Editor: Solichan Arif





