• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bumi Langit Penanganan Ponpes Al Khoziny dengan Terra Drone

ditulis oleh Redaksi
12 December 2025 14:45
Durasi baca: 2 menit
Menko PM Muhaimin Iskandar. Foto: dok. DPR RI

Menko PM Muhaimin Iskandar. Foto: dok. DPR RI

Bacaini.ID, KEDIRI – Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan keahliannya dalam seni “keadilan selektif”. Pondok Pesantren Al Khoziny yang ambruk dan menewaskan 63 santri akan dibangun kembali dengan dana APBN sebesar Rp125,3 miliar.

Pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo ini telah masuk tahapan groundbreaking oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Menurut Muhaimin, nilai pagu yang digunakan untuk membangun pondok melalui APBN senilai Rp 125.314.778.000, dengan masa pengerjaan 210 hari dan masa pembersihan 180 hari.

Pengerjaan pembangunan ulang ini ditangani langsung oleh pekerja dan kontraktor dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rencananya, bangunan baru Pesantren Al Khoziny terdiri dari 5 lantai asrama dan tempat pendidikan. Bangunan ini juga dilengkapi sebuah masjid 4 lantai.

Langkah ini menuai beragam reaksi dari masyarakat yang disampaikan melalui media sosial. Mereka menanyakan kembali komitmen pemerintah untuk mengusut tuntas insiden ambruknya bangunan pondok yang menewaskan 63 santri.  

Tak sedikit yang menilai polisi lebih memilih jalur spiritual dengan tidak ada tersangka, tidak ada penyelidikan mendalam, hanya doa dan pembangunan ulang.

Hal ini berbanding terbalik ketika mereka mengusut insiden terbakarnya Gedung Terra Drone. Aparat langsung bergerak cepat dengan menahan Direktur Utama Terra Drone, Michael Wisnu Wardana sehari setelah kebakaran. Sebanyak 22 orang tewas dalam insiden ini.

Pengamat sosial Rocky Gerung melontarkan kritik tajam atas fenomena ini. Melalui akun media sosial Instagram @rocky_gerung_ ia menulis komentar satir, “Kasus kebakaran terra drone, ga sampai 24 jam sudah ada tersangka pemilik perusahaan. Kasus pesantren yang menewaskan puluhan santri eh sampe sekarang nggak ada berita tersangkanya siapa”.

Komentar kritis pun berkelindan di media sosial. Berikut beberapa cuplikannya:

“Santri dapat surga, pondok dapat APBN, aparat dapat tepuk tangan. Lengkap sudah bagiannya.”

“Kalau gedung swasta terbakar, direktur ditahan. Kalau pondok ambruk, gedungnya ditahan APBN.”

“Hukum kita memang kreatif: bisa jadi arsitek, bisa jadi pemadam, tapi jarang jadi hakim.”

“Nyawa santri dianggap ringan, tapi reputasi perusahaan dianggap berat. Prioritas negeri ini memang unik.”

Komentar tersebut menggambarkan sikap mereka terhadap hukum yang bukan sekadar tajam ke bawah dan tumpul ke atas, tapi juga lentur sesuai selera.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gedung terra droneMuhaimin IskandarpolisiPolriPonpes Al Khoziny
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Dullah says:
    2 months yang lalu

    Memang beda. Kalau pondok ini bisa mendulang suara di pemilu. Meskipun pasal kelalaian juga sama-sama terjadi pada kedua kasus. Malahan korban jiwa lebih banyak dari perusahaan swasta. Pak Presiden harus tahu terkait hal ini

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In