• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Keganasan Erupsi Semeru Tewaskan 208 Warga Lumajang

Dalam catatan Belanda bencana lumpur atau lahar dingin itu terjadi pada 29-30 Agustus 1909. Disebut sebagai Bencana Lumajang

ditulis oleh Editor
7 December 2025 19:26
Durasi baca: 3 menit
erupsi semeru

Erupsi Gunung Semeru telah menewaskan 208 warga Lumajang sesuai catatan Belanda (foto/ist/repro)

Bacaini.ID, KEDIRI – Keganasan erupsi Gunung Semeru tertulis dalam catatan kolonial Belanda. Bencana terjadi sejak Pasuruan masih berstatus sebagai wilayah karesidenan.

Erupsi Semeru berlangsung pada tahun 1818, 1832 dan 1885. Tidak banyak ulasan pada peristiwa erupsi tahun 1818 dan 1832. Hanya ditulis letusan berlangsung dahsyat.

Pada erupsi Semeru April 1885 disebutkan puing-puing batu telah mengakibatkan kerusakan lahan seluas 7 km persegi. Lahan di kawasan lereng sisi selatan dan timur Semeru.

Baca Juga:

  • Mitos Siklus Minta Tumbal di Erupsi Semeru, Benarkah?
  • Gunung Semeru Erupsi Lagi, Berikut Himbauan Untuk Wisatawan
  • Semeru Erupsi, Langit Lumajang Gelap

Pada bulan Juni 1895 terjadi dobrakan baru pada dinding kawah. Peristiwa terdahsyat terjadi pada 29-30 Agustus 1909. Catatan Belanda menyebut sebagai bencana Lumajang.

Sebanyak 208 warga Lumajang tewas dengan 38 desa lumat, hancur lebur akibat lumpur atau lahar dingin Semeru. Lahar dingin yang menelan nyawa itu disebabkan dorongan kekuatan meteorologis.

Dalam catatan disebutkan, pada saat terjadinya bencana Lumajang tidak ada peningkatan kegiatan Semeru. Arus lumpur atau dikenal dengan nama lahar dingin itu berlangsung tiba-tiba.

Pada 15 November 1911 Semeru kembali erupsi. Merujuk laporan majalah Aard. Gen pada tahun 1913 lengkap dengan foto-foto. Letusan yang terjadi cukup hebat.

Abu dan awan panas yang dilontarkan mencapai ketinggian 20.000 meter. Abu Semeru yang jatuh di Pulau Bali yang berjarak sekitar 200 kilometer mencapai ketebalan 4 cm.

Pada Juni 1912 ditemukan aliran lava baru dan terdapat kecondongan lobang kawah bergeser ke sisi selatan. Setelah itu Semeru terlihat kembali normal. Hanya muncul gumpalan asap kecil secara periodik.

Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Mengacu pengukuran terakhir tahun 1911 tertulis 3.676 meter dengan puncak tertinggi bernama Mahameru.

Juga disebutkan, kawah Gunung Semeru telah berpindah tempat dua kali. Dari posisi pertama bergeser tidak jauh ke sisi selatan. Kawah yang pertama menjadi plateau dan terisi efflata.

Sementara kawah yang aktif hingga kini dikenal dengan nama Jonggring Seloko atau Jonggring Saloka. Nama yang serupa dengan terminologi di dunia pewayangan.

Dikutip dari buku Kemewahan Gunung-gunung (1996) Minggu (7/12/2025), Junguhn berhasil mendaki Gunung Semeru pada September 1838. Sebelumnya residen Pasuruan mencoba mendaki, namun gagal.

Sementara G.F. Clignett menjadi orang Eropa pertama yang berhasil mencapai puncak Semeru pada 19 Oktober 1838.

Pendakian Gunung Semeru pada masa kolonial Belanda melalui rute Pasuruan. Perjalanan dimulai dari Tosari (Pasuruan), berlanjut ke Ranu Pani dan menuju Ranu Kumbolo (Lumajang).  

Susur belantara dengan udara dingin yang menembus tulang, perjalanan kaki dari Tosari hingga sampai Mahameru (puncak Semeru) memakan waktu 2 hari setengah dan saat itu merupakan rekor.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: erupsi semeru
Via: gunung semeru
Tags: bacaini.idbencana lumajangcatatan belandaErupsi Semerugunung semerulahar dinginLumajangsemeru
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Mount Paltry Gunung Terkecil di Dunia Sukses Kecoh Netizen Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi netizen Indonesia scroll media sosial berdasarkan survei Jakpat 2025

Tabiat Netizen Indonesia Terungkap: 71% Hanya Scroll Medsos, Cuma 19% Baca Berita

Fajar Alamri menggunakan pijakan kardus saat bermain biliar

Fakta Fajar Alamri, Bocah 5 Tahun dari Tolitoli yang Bikin Legenda Biliar Dunia Terkesima

Kurt Cobain. Foto: istimewa

Investigasi Baru Misteri Bunuh Diri Kurt Cobain

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In