• Login
Bacaini.id
Monday, May 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Benarkah Berbuat Jahat di 2 Desa di Kediri ini akan Dimangsa Harimau?

Pelaku kejahatan tidak sampai 3 hari ditemukan tewas diterkam harimau. Pada tahun 1911 tercatat sebagai desa yang aman dan tenteram, bersih dari kejahatan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
15 November 2025 13:56
Durasi baca: 3 menit
mitos kediri dimangsa harimau

Mitos berbuat jahat di 2 desa di Kabupaten Kediri Jawa Timur akan dimangsa harimau (foto/istimewa)

Bacaini.ID, KEDIRI – Barang siapa berani berbuat jahat di Desa Siman dan Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Jawa Timur, akan diterkam harimau.

Mitos sapatha (sumpah serapah) itu diucapkan oleh 2 orang pandhita kakak beradik yang kesohor kesaktiannya. Ucapannya diyakini idu geni.

Kejahatan yang dimaksud di dalamnya termasuk praktek Molimo: mabok, madat, madon, maling dan main (judi).

“Jika ada orang yang melanggar larangan tersebut, seketika dia akan mati karena dimangsa harimau,” demikian dikutip dari buku Kisah Brang Wetan Berdasarkan Babad Alit dan Babade Nagara Patjitan (2021).

Baca Juga:

  • Sejarah Penghancuran Kediri
  • Kisah Kelam Kediri, Lahir dari Tumpahan Darah dan Air Mata
  • Asal-usul Tahu Kediri yang Berawal dari Sejarah Penaklukan

Pada masa itu warga memilih patuh. Terutama bagi warga Desa Siman dan Desa Besowo. Lebih baik mematuhi mitos ketimbang binasa dimangsa harimau.

Apalagi setiap ada peristiwa pencurian atau perselingkuhan, tidak sampai 3 hari pelaku ditemukan tewas diterkam harimau.

Berlakunya mitos larangan itu berlangsung pada masa awal suksesi kekuasaan Kerajaan Medang Kahuripan. Masa Raja Airlangga turun tahta (1019-1046).

Dewi Kilisuci yang digadang-gadang sebagai pengganti memilih jadi pertapa di Gua Selomangleng. Kekuasaan pun terbelah. Berikutnya terjadi perang saudara.

Sementara larangan yang berlaku di Desa Siman dan Besowo menjadi semacam pagar sosial budaya. Menjadi penjaga moral sosial.

Siman dan Besowo yang secara topografis berada dekat dengan aliran sungai Kali Serinjing menjadi 2 desa yang bersih dari kejahatan manusia.

Terdapat punden kuno di bawah pohon pule di Dusun Bogorpradah Desa Siman. Dengan banyaknya penemuan artefak, diyakini dulunya permukiman kuno.

Pandhita sakti kakak beradik itu kemudian moksa. Di tempatnya bertapa ditemukan sepotong celana dan baju.

Keduanya juga diyakini meninggalkan sebuah arca harimau jantan sebesar gajah. Dari lubang hidung dan dubur arca harimau mengeluarkan air yang konon bertuah.   

Meski demikian larangan tidak melakukan kejahatan di Desa Siman dan Besowo tetap dipatuhi warga.

Dikutip dari Kisah Brang Wetan Berdasarkan Babad Alit dan Babade Nagara Patjitan, hingga tahun 1911 Desa Siman dan Besowo tercatat sebagai desa yang aman dan tenteram.

Kejahatan dan pelanggaran moral nyaris tidak pernah terjadi. Mitos ancaman mati dimangsa harimau betulan maupun jadi-jadian masih menghantui warga. Entah sekarang.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: mitos berbuat jahat di kediri dimangsa harimau
Via: harimau
Tags: bacaini.iddesa besowodesa simanharimauKedirimitos dimangsa harimaumitos kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi nilai tukar rupiah

Ini Langkah Pemerintah Selamatkan Ekonomi Indonesia

Argentina Hadirkan Sepak Bola Sebagai Diplomasi Budaya di Kampus Moestopo

Massa Maki Blitar Raya berunjuk rasa menolak pencalonan Muh Samanhudi Anwar sebagai Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 di depan Kantor KONI Kota Blitar

Massa Tolak Samanhudi Anwar Jadi Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In