• Login
Bacaini.id
Thursday, June 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pemkab Trenggalek Antisipasi Ancaman Dampak Kemarau Basah

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
6 August 2025 16:28
Durasi baca: 2 menit
Pemkab Trenggalek siapkan tandon air untuk antisipasi kemarau basah

Pemkab Trenggalek persiapkan ancaman kemarau basah (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Kemarau basah masih jadi ancaman di wilayah Trenggalek Jawa Timur. Kemarau basah berdampak pada musibah kekeringan.

Pemkab Trenggalek saat ini tengah melakukan penguatan lintas sektor guna menanggulangi dampak yang terjadi. Utamanya menjaga ketersediaan air.

“Pemkab Trenggalek terus berkoordinasi untuk menganalisis kondisi ketersediaan air,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, Rabu (6/8/2025).

Pada saat ini BPBD Provinsi Jawa Timur telah mengirimkan bantuan logistik 50 tandon air. Petugas secepatnya mendistribusikan tandon ke desa-desa terdampak.

Petugas teknis, kata Triadi juga melakukan pengecekan dan mengoptimalkan sarana irigasi. Kebutuhan air petani selama kemarau diharapkan bisa tercukupi.

Sejumlah sumur bor yang dibangun pada beberapa tahun terakhir juga diharapkan bisa jadi sumber air alternatif.

Tercatat ada sebanyak 30 titik sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah.

“Kami sudah siagakan segala kebutuhan logistik termasuk mobilisasi apabila sewaktu-waktu diperlukan pengiriman air,” ungkap Triadi.

Data tahun 2024 menyebut ada 72 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek yang terdampak kekeringan.

Kekeringan terparah di wilayah Kecamatan Panggul. Banyak desa terdampak.

Mengacu prediksi BMKG, musim kemarau lebih singkat dengan puncak Juli-Agustus, Triadi berharap pada tahun ini tidak terjadi permintaan distribusi air secara darurat.

“Semoga tidak terjadi permintaan distribusi air bersih,” pungkasnya.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: ancaman kemarau basahkemarau basahkemarau basah TrenggalekPemkab Trenggalektrenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pengguna media sosial terjebak rabbit hole algoritma dan konten ekstrem di layar ponsel

Rabbit Hole Algoritma Media Sosial: Tragedi Remaja Italia Bongkar Cara AI Manipulasi Pikiran

Ilustrasi tampilan media sosial dan simbol algoritma digital

Algoritma Media Sosial Digugat, Seorang Ibu Tuntut Meta dan Tiktok usai Anak Bunuh Diri

Forum Majelis Kaum Muda NU Mataraman di Ndalem Ageng Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo membahas Maklumat 26 jelang Munas-Konbes NU 2026

Maklumat 26 KMNU Diluncurkan Jelang Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Kediri, ini Isinya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In