• Login
Bacaini.id
Saturday, May 23, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ratusan Buruh Sarbumusi Jombang Demo Menolak Diperbudak Perusahaan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
5 June 2024 17:59
Durasi baca: 2 menit
Ratusan Buruh Sarbumusi Jombang Demo Menolak Diperbudak Perusahaan. (foto/Bacaini)

Ratusan Buruh Sarbumusi Jombang Demo Menolak Diperbudak Perusahaan. (foto/Bacaini)

Bacaini.id, JOMBANG – Ratusan buruh Serikat Aliansi Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jombang Jawa Timur menggelar unjuk rasa ke sejumlah jasa layanan pengiriman paket.

Massa menuntut pembayaran upah layak hingga pemberian jaminan BPJS, termasuk mendesak berlakunya jam kerja dan kontrak yang tidak melebihi ketentuan perundangan.  

Massa memulai aksinya dengan konvoi menuju lokasi perusahaan jasa pengiriman barang di Jl Prof Nur Cholis Majid, Desa Tunggorono Kecamatan Jombang, Rabu siang (5/6/2024).

Diiringi satu unit mobil komando sound system dan spanduk, pengunjuk rasa menutup akses masuk area gudang dan menggelar mimbar bebas. Tuntutan kepada perusahaan langsung dilantangkan.

“Buruh kurir ini bekerja lebih dari 12 jam, mereka bekerja pagi hingga malam,” ujar Lutfi Mulyono, korlap aksi sekaligus Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Jombang dalam orasinya. 

Buruh kurir dalam praktek kerjanya berangkat pagi mengambil barang di gudang sekaligus mengirimkan sesuai alamat. Pada siang hari mereka harus kembali ke gudang, istirahat sebentar dan berangkat lagi hingga sore.

Pada sore hari itu mereka kembali lagi bekerja mengirim barang hingga larut malam. Jam kerja yang diberlakukan vendor dinilai massa aksi tidak memperhatikan keselamatan pekerja.

Dalam keadaan lelah pekerja dipaksa untuk terus mengirimkan paket.“Ini berpotensi terjadi kecelakaan karena kecapekan,” tegasnya. Pengunjuk rasa juga merasa geram dengan sikap pembiaran terhadap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja.

Sementara upah yang diterima karyawan jauh di bawah UMK Jombang. Karyawan hanya mendapat upah Rp1,7 juta, sedangkan besaran UMK Jombang Rp 2,9 juta. Lutfi menilai perusahaan sudah mempekerjakan buruh layaknya budak.

”Teman-teman juga geram karena saat menjalankan pekerjaan mengalami kecelakaan kerja, namun perusahaan tersebut tidak mau bertanggungjawab dan mengabaikannya. Mempekerjakan buruh layaknya budak,’’ keluhnya.  

Dalam aksi para buruh juga mempermasalahkan tidak adanya jaminan kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan, termasuk BPJS Kesehatan. Setiap sakit dan berobat buruh terpaksa merogoh kocek sendiri.

Menanggapi tuntutan massa buruh, Amar perwakilan vendor perusahaan mengatakan pihaknya belum bisa merealiasikan seluruh tuntutan. Ia mengimbau para buruh menyampaikan aspirasinya ke Disnaker Jombang.

”Rekan-rekan sekalian kami mengapresiasi aspirasi ini. Tapi lebih bagusnya, kita lakukan itu di Kantor Dinas Tenaga Kerja, agar teman teman mendapatkan keputusan yang bersifat final dan mengikat,’’ katanya.

Penulis: Syailendra

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: budakdemo buruhperbudakansarbumusiupah layak
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Potret Soe Hok Gie aktivis mahasiswa Indonesia yang kritis terhadap kekuasaan

Soe Hok Gie: Kekuasaan Musuh Terakhir Moralitas

Ilustrasi minyak peppermint alami untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan hipertensi

Minyak Peppermint Terbukti Turunkan Tekanan Darah, Harapan Baru Penderita Hipertensi

Ilustrasi kasus kriminal di Kediri terkait dugaan pencabulan anak dan dalih makhluk gaib

Makhluk Gaib Jadi “Kambing Hitam” Kasus Dugaan Pencabulan 12 Anak di Kediri

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In