• Login
Bacaini.id
Friday, April 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Nelayan Pantai Prigi Langsungkan Tradisi Larung Sembonyo

ditulis oleh Editor
3 June 2023 17:01
Durasi baca: 2 menit
Iring-iringan perahu nelayan Pantai Prigi saat melarung tumpeng raksasa. Foto: Bacaini/Aby

Iring-iringan perahu nelayan Pantai Prigi saat melarung tumpeng raksasa. Foto: Bacaini/Aby

Bacaini.id, TRENGGALEK – Sebagai wujud rasa syukur atas limpahan hasil laut, para nelayan Pantai Prigi, Trenggalek menggelar upacara adat labuh laut Larung Sembonyo. Acara tersebut juga merupakan rangkaian dari kegiatan Prigi Beach Carnival.

Ribuan masyarakat tumpah ruah dalam kegiatan Prigi Beach Karnival hari ini, Sabtu, 3 Juni 2023. Salah satu yang ditunggu-tunggu adalah upacara adat Labuh Laut Larung Sembonyo yang diawali dengan mengarak tumpeng raksasa setinggi tiga meter.

Tumpeng raksasa diarak mulai dari Pantai Cengkrong menuju Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Prigi. Setelah sampai, para nelayan dan tokoh masyarakat melakukan doa bersama. Kemudian tumpeng dilarung ke laut dengan iring-iringan kapal nelayan sejauh tiga mil dari bibir pantai.

Ketua Panitia Labuh Laut Larung Sembonyo, Aby Suprapto mengatakan tradisi ini dilakukan setiap satu tahun sekali, tepatnya pada Bulan Selo penanggalan jawa.

“Kegiatan ini dilakukan selama empat hari berturut-turut dan selama itu para nelayan dilarang melaut untuk mencari ikan,” kata Aby di lokasi kegiatan, Sabtu, 3 Juni 2023.

Aby menjelaskan tradisi Larung Semboyo ini digelar sebagai wujud syukur para nelayan akan rezeki yang diberikan dari hasil laut. “Sekaligus juga menjadi harapan agar kedepannya tangkapan ikan semakin berlimpah,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan bahwa kegiatan masyarakat dalam rangka melestarikan tradisi turun-temurun ini secara tidak langsung akan berdampak pada perekonomian.

“Adanya Larung Sembonyo juga dapat mengenalkan potensi wisata pantai di Trenggalek sehingga banyak wisatawan yang akan datang berkunjung,” ujar Bupati Arifin.

Menurutnya, tradisi Larung Sembonyo tahun ini dimasukkan satu rangkaian dengan Prigi Beach Carnival. Tidak hanya menyuguhkan kekayaan tradisi dan wisata saja, tetapi juga menyatukan elemen kreatif seperti kuliner, fashion dan lain sebagainya.

“Pada tahun sebelumnya rata-rata kunjungan wisatawan di Trenggalek berkisar 800.000 orang, tapi pada bulan lalu saja, kunjungan wisata sudah tembus 500.000 orang. Oleh karena itu hingga akhir tahun nanti kita targetkan satu juta wisatawan akan datang ke Trenggalek,” tandasnya.**

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: pantai prigi trenggalekTradisi Larung Sembonyoupacara adat
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kenaikan harga plastik dan kemasan makanan

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Mulai “Pelit” Kresek Akibat Lonjakan Biaya Produksi

Foto: bacaini by AI

Jejak Diplomasi Soekarno dan Jalan Masuk Freeport ke Papua

Pantai Serang Blitar sumber pendapatan desa

Hasil Audit Ungkap Dugaan Kebocoran BUMDes Serang Blitar, Inspektorat Beri Rekomendasi

  • Wawali Blitar Elim Tyu Samba tidak hadir di upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terguling di Tol Jombang, Bus Restu Angkut 35 Penumpang, Evakuasi Korban Berlangsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In