• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Stok Surplus, Harga Tembakau di Tulungagung Anjlok

ditulis oleh Editor
19 September 2022 19:03
Durasi baca: 2 menit
Petani di Tulungagung sedang menjemur tembakau. Foto: Bacaini/Setiawan

Petani di Tulungagung sedang menjemur tembakau. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Stok tembakau yang tengah mengalami surplus berdampak pada turunnya harga tembakau di Tulungagung. Disisi lain, sejak tanaman padi gagal panen, para petani banyak yang beralih menanam tembakau.

Kepala Desa Ngranti, Yulianto mengatakan bahwa Desa Ngranti merupakan salah satu wilayah penghasil tembakau di Tulungagung. Maka dari itu, tidak heran jika banyak petani di Desa Ngranti memilih untuk menanam tembakau dari pada jenis tanaman lainnya.

“Justru saat ini terjadi penambahan lahan tanaman tembakau. Hal ini disebabkan karena resiko gagal panen dalam menanam tembakau lebih kecil jika dibandingkan tanaman lainya. Karena seringkali petani padi gagal panen karena serangan hama tikus,” kata Yulianto kepada Bacaini.id, Senin, 19 September 2022.

Yulianto menyebutkan, saat ini harga tembakau turun menjadi Rp600.000 per kwintal, padahal normalnya, tembakau biasa dijual dengan harga Rp800.000 per kwintal. Sedangkan untuk harga tembakau rajangan saat ini berada di angka Rp70.000 – Rp80.000 per kilogram.

“Harga normal tembakau rajangan itu Rp80.000 – Rp90.000 per kilogram,” imbuhnya.

Selain itu, disebutkan pula beberapa faktor yang membuat harga tembakau di Tulungagung mengalami penurunan. Diantaranya karena stok tanaman tembakau surplus, para petani yang baru saja melakukan panen dan menurunnya kualitas tembakau yang dihasilkan.

“Turunnya harga tembakau juga dipengaruhi oleh rasa. Namun untuk tembakau kualitas premium harganya jauh lebih mahal,” terangnya.

Menurut Yulianto, petani tembakau di Desa Ngranti memilih menanam tembakau jenis sidi yang lebih sesuai dengan ketahanan cuaca dan kondisi tanah di Desa Ngranti. Sehingga tembakau yang dihasilkan bisa tetap terjaga kualitasnya.

“Apalagi tembakau jenis sidi ini lebih sedikit kemungkinan mengalami gagal panen. Sedangkan jika menanam tembakau jenis lain, biasanya lebih mudah layu hingga menyebabkan gagal panen,” paparnya.

Lebih lanjut, Yulianto mengungkapkan bahwa saat ini petani tembakau di Desa Ngranti sudah sejak dua tahun ini memasarkan hasil panennya melalui sistem online. Hal ini bisa memperluas pemasaran tembakau dari Desa Ngranti hingga tembus ke kota besar.

“Untuk tembakau kering sering dipasarkan ke Semarang melalui sistem online. Sedangkan untuk tembakau basah pasarannya lebih kepada masyarakat lokal,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: harga tembakau turunpetani tembakauTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kurt Cobain. Foto: istimewa

Investigasi Baru Misteri Bunuh Diri Kurt Cobain

Ilustrasi agen KGB dan GRU beroperasi di Indonesia era Orde Baru dengan latar gedung pemerintahan dan militer

Sepak Terjang Agen Soviet di Orde Baru: KGB Menyusup ke Militer hingga MPR

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Momen 5 Naga Menghadap Prabowo dan Berjanji Dukung Program Pemerintah

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In