• Login
  • Register
Bacaini.id
Friday, August 29, 2025
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mantan Pengikut ISIS di Lapas Tulungagung Bebas Bersyarat

ditulis oleh Editor
31/05/2022
Durasi baca: 2 menit
538 5
0
Mantan Pengikut ISIS di Lapas Tulungagung Bebas Bersyarat

Proses pembebasan AS, Napiter Asal Aceh di Lapas Kelas IIB Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Seorang narapidana terorisme (Napiter) di Lapas Kelas IIB Tulungagung dinyatakan bebas bersyarat setelah dipenjara selama 3,5 tahun. Mantan simpatisan ISIS berinisial AS asal Provinsi Aceh ini telah menyatakan setia dan mengakui NKRI.

Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Tunggul Buono mengatakan bahwa Napiter berusia 24 tahun itu sebelumnya telah dijatuhi pidana hukuman penjara selama empat tahun di Rutan Cikeas. Pada 17 Maret 2021, AS dipindah dan menjalani sisa masa hukuman di Lapas Kelas IIB Tulungagung.

“AS sudah mengakui NKRI sejak 30 Maret 2021 lalu. Dia juga berperilaku baik dan kooperatif sehingga mendapat remisi 7 bulan 15 hari,” kata Tunggul kepada Bacaini.id, Selasa, 31 Mei 2022.

Tunggul menjelaskan, jika tanpa pengurangan remisi, AS akan dibebaskan pada November 2022. Namun, karena masa hukumannya dikurangi remisi, dia dibebaskan secara bersyarat tepat pada hari ini (Selasa, 31 Mei 2022).

“Pembebaskan disaksikan bersama oleh BNPT, Koramil Kedungwaru Dan Polsek Kedungwaru. Setelah itu Napiter langsung dibawa ke Bapas Kelas IIB Kediri untuk dibuatkan nota serah terima sebagai dasar penerimaan ke Bapas Aceh, asal Napiter yang bersangkutan,” jelasnya.

Menurut Tunggul, berdasarkan pengakuan AS, dia sebenarnya mengetahui secara pasti mengenai ISIS. Dia mengaku saat itu dia hanya dibujuk oleh temannya untuk bergabung ke dalam ISIS. Bahkan, AS juga merasa dimanfaatkan dalam jaringan ISIS.

Selain itu kooperatif, AS juga selalu mengikuti program-program yang ada tercatat tidak pernah melanggar aturan Lapas Kelas IIB Tulungagung.

“Dia juga sudah mau ikut upacara bendera. Setelah bebas ini dia berjanji akan berperilaku lebih baik dan ingin membahagiakan keluarganya di Aceh,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tunggul juga mengungkapkan selain AS, ada satu Napiter yang masih menjalani hukuman penjara Lapas Kelas IIB Tulungagung. Berdasarkan riwayatnya, pria berinisal AA asal Bima, Provinsi NTB tersebut merupakan anggota dari jaringan Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

“AA ini dibawa ke Lapas Kelas IIB Tulungagung bersama dengan AS. Keduanya juga dijatuhi hukuman yang sama, empat tahun penjara. Tapi sampai sekarang dia belum mau mengakui NKRI,” terangnya.

Berbeda dengan AS, Napiter berusia 33 tahun ini lebih cenderung keras dan kolot dengan pemahamannya. Bahkan ketika diajak berkomunikasi dengan sedikit tekanan, AA justru semakin berontak. Untuk itu, jika ada warga binaan yang terlihat memiliki kedekatan dengan AA akan langsung dipindahkan ke Lapas sekitar Tulungagung, seperti Blitar ataupun Kediri.

“Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran paham Napiter kepada warga binaan lainya. Karena masih keras dan tidak kooperatif, dia tidak dapat remisi dan akan bebas resmi pada April 2023 nanti,” tandasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bebas BersyaratLapas Kelas IIB Tulungagunngmantan simpatisan ISIS
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ratusan Driver Ojol Geruduk Polres Jombang

Ratusan Driver Ojol Geruduk Polres Jombang

Unjuk Rasa di Grahadi Surabaya Berujung Ricuh

Unjuk Rasa di Grahadi Surabaya Berujung Ricuh

Investor asing mendatangi lokasi kilang minyak Blitar selatan

Pembangunan Kilang Minyak di Blitar Selatan dan Kendalanya

  • Bupati Blitar merayakan puncak hari jadi yang dibayangi isu gratifikasi

    Isu Gratifikasi Membayangi Puncak Hari Jadi Blitar

    2857 shares
    Share 1143 Tweet 714
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    15522 shares
    Share 6209 Tweet 3881
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    16612 shares
    Share 6645 Tweet 4153
  • PAK APBD Blitar Gagal Terus, DPRD: Ada Apa dengan Bupati?

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Ultimatum Untuk Bupati Blitar dan Wabup Beky dari GPI

    748 shares
    Share 299 Tweet 187

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL

© 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist