• Login
Bacaini.id
Thursday, June 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tradisi Anjangsana Lebaran Ketupat di Trenggalek Masih Eksis

ditulis oleh Editor
9 May 2022 20:54
Durasi baca: 2 menit
Proses pembuatan ketupat sebelum disajikan pada momen lebaran ketupat. Foto: Bacaini/Aby

Proses pembuatan ketupat sebelum disajikan pada momen lebaran ketupat. Foto: Bacaini/Aby

Bacaini.id, TRENGGALEK – Tahun ini, masyarakat Trenggalek kembali merayakan lebaran ketupat. Tradisi ini biasa dilakukan dengan saling beranjangsana untuk bermaaf-maafan.

Meskipun tidak ada hiburan ataupun pawai kirap Tumpeng Agung dan karnaval seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi tidak mengurangi kemeriahan perayaan tersebut.

Ribuan masyarakat dari berbagai daerah berbondong-bodong ke Kecamatan Durenan untuk bermaaf-maafan dan menikmati ketupat yang disajikan di setiap rumah.

Seperti yang dilakukan keluarga Pondok Pensantren Babul Ulum, Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Bahkan, perayaan lebaran ketupat ini malah lebih ramai dibandingkan Hari Raya Idul Fitri pada tanggal satu syawal.

“Hal ini terjadi karena sebagian warga melakukan puasa syawal dan tidak open house seperti lebaran pada umumnya” kata Gus Yunus Fudhel, salah satu anggota keluarga Ponpes Babul Ulum kepada Bacaini.id, Senin, 9 Mei 2022.

Menurutnya, kegiatan open house baru dilaksanakan pada lebaran hari kedelapan. Ini memang menjadi tradisi yang berlangsung sejak ratusan tahun silam di bawah pimpinan Kyai Abdul Masyir atau Mbah Mesir.

“Awalnya, lebaran ketupat ini hanya dilakukan oleh keluarga Pondok Pensantren, tapi saat ini sudah banyak warga yang mengikuti,” imbuhnya.

Hingga saat ini, tradisi kupatan di Desa Durenan, Kecamatan Durenan tidak pernah luntur ditengah zaman yang semakin berkembang.

Penulis: Aby
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: lebaran ketupattradisi anjangsana di Trenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi sel sperma manusia sebagai visual artikel tentang alergi air mani dan gangguan kesuburan perempuan

Alergi Air Mani Diduga Jadi Faktor Sulit Hamil, Kasus Langka Ini Bikin Dokter Bingung

Gus Salam menyoroti belum diputuskan lokasi Muktamar NU ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026

Gus Salam Ingatkan Ultimatum Mosi Tidak Percaya kepada PBNU Jika Muktamar NU Molor

Kantor Bea Cukai Juanda. Foto: istimewa

Ponsel Bekas Disulap Baru, Bea Cukai Juanda Digeledah

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In