• Login
Bacaini.id
Monday, April 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Angka Stunting di Bangkalan Jadi Atensi Pemerintah Pusat

ditulis oleh Editor
9 February 2022 18:05
Durasi baca: 2 menit
Bupati Bangkalan memberikan tambahan makanan kepada anak-anak. Foto: Bacaini/Rusdi

Bupati Bangkalan memberikan tambahan makanan kepada anak-anak. Foto: Bacaini/Rusdi

Bacaini.id, BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan lakukan segala upaya untuk menurunkan kasus stunting pada anak. Sebab, kasus ini tengah menjadi atensi pemerintah pusat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pola asuh anak. Selain pola asuh anak dan kurangnya asupan gizi atau kesehatan, faktor pernikahan dini juga menyumbang angka stunting.

Berdasarkan data Balitbang Kementrian Kesehatan tahun 2021, prevalensi stunting pada anak dan balita di Bangkalan mencapai 38,9 persen atau 2.287 kasus. Angka tersebut menjadi kasus tertinggi di Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo menyampaikan bahwa secara keseluruhan angka kasus stunting telah mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sekarang sekitar 2.287 anak yang mengalami stunting, tahun lalu sekitar 3.710 anak. Artinya mengalami penurunan hampir seribu,” kata Sudiyo dihubungi Bacaini.id, Rabu, 9 Februari 2022.

Dia pun meminta pemerintah desa dan tokoh masyarakat, tokoh agama serta kaum pemuda bisa saling bekerjasama untuk menakan angka stunting di Bangkalan.

Terkait dengan atensi dari pemerintah pusat, Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron menyatakan hal tersebut disampaikan melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Sehingga, pihaknya saat ini tengah konsen untuk menekan angka penderita stunting di daerahnya.

“Beberapa hari lalu BKKBN ke Bangkalan dan meminta angka stunting ini bisa ditekan seminimal mungkin, sehingga anak-anak penderita stunting bisa tertangani dengan baik dari sisi kesehatannya,” ungkap Bupati Bangkalan saat hadir dalam kegiatan pengobatan massal dan penanganan stunting di Kecamatan Galis, Bangkalan, Selasa 9 Februari 2022, kemarin.

Ra Latif menambahkan optimalisasi peran Puskesmas, Poskesdes, bidan serta kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di desa harus dimaksimalkan kembali untuk memberikan pemahaman kepada orang tua anak.

“Kader PKK harus lebih aktif memberikan penyuluhan, dan juga dari puskesmas setempat memberikan bantuan gizi atau tambahan makanan untuk anak-anak yang stunting ini,” imbuhnya.

Penulis: Rusdi
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kasus stunting anakPemkab Bangkalan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kebakaran toko kelontong di Besole Tulungagung akibat konsleting listrik saat pengisian BBM

Kebakaran Toko Kelontong di Tulungagung Rugikan Rp350 Juta, Konsleting Listrik Jadi Pemicu

Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

Polisi menggerebek daycare Little Aresha di Yogyakarta terkait kasus kekerasan anak

Viral Penggerebekan Daycare Little Aresha Yogyakarta, Simak Tips Memilih Daycare Aman

  • Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

    Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In