• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Inilah Bisnis Yang Untung di Tengah Pandemi

ditulis oleh
7 August 2021 23:30
Durasi baca: 2 menit
Toko Seruni kebanjiran order ucapan kematian. Foto: Bacaini/Novira

Toko Seruni kebanjiran order ucapan kematian. Foto: Bacaini/Novira

Bacaini.id, KEDIRI – Tingginya angka kematian akibat Covid 19 menjadi rezeki bagi Seruni. Toko bunga ini banjir orderan hingga menolak pesanan karena saking banyaknya.

Berbeda dengan awal masa pandemi dimana perajin karangan bunga merugi dan tutup berbulan-bulan, saat ini toko bunga Seruni di Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota, Kediri justru kewalahan. Mereka bahkan membatasi 15 pesanan setiap hari.

“Permintaan dalam satu hari itu lebih dari 15. Tetapi kami batasi karena kewalahan,” kata Leni, pemilik Toko Seruni kepada Bacaini.id, Sabtu, 6 Agustus 2021.

Leni menjelaskan permintaan karangan bunga bela sungkawa terus meningkat di tengah tingginya kematian belakangan ini. Jika sebelumnya toko ini hanya menerima 5 – 6 orderan sehari, kini naik tiga kali lipat.

Leni pun terpaksa menolak pesanan jika sudah melebihi 15 karangan bunga dalam sehari. Keterbatasan waktu pengerjaan akibat PPKM menjadi salah satu alasan penolakan ini.

Di Toko Seruni, satu papan karangan bunga duka cita dijual dengan harga Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta. Meski orderan melonjak, Leni tak menaikkan harga.

“Harganya sama saja kok, kalau pembeli minta dibuatkan dengan harga di bawah harga normal sebisa mungkin juga tetap kami layani,” katanya.

Bagi Leni, saat ini bukan saatnya memanfaatkan momen untuk mencari keuntungan. Melayani 15 orderan dan melayani permintaan pembeli dengan harga di bawah harga normal dilakukannya murni atas dasar kemanusiaan.

“Mereka memakai karangan buka sebagai bentuk duka cita. Sebab takziah juga jarang dilakukan. Paling tidak kita sedikit meringankan mereka yang tengah berduka,” tutup Leni.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Wisatawan menikmati perjalanan Jeep Adventure di kawasan pegunungan Wonosalam Jombang

Jeep Adventure Wonosalam Jombang, Wisata Alam Penuh Sensasi Petualangan

Petani hutan saat audiensi dengan Perhutani KPH Blitar membahas persoalan pengelolaan lahan SK HKm

Petani Hutan Blitar Desak Pemerintah Bereskan Hambatan Pengelolaan Lahan HKm

Pemulangan Michael Steven, bos Kresna Life ke Indonesia. Foto: Dok. Divhubinter Polri

Kabur ke Maroko, Bos Krisna Life Berhasil Ditangkap Interpol

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In