• Login
Bacaini.id
Monday, March 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Blaarrr, Pecut Samandiman 7 Meter Meletus di Udara

ditulis oleh
13 June 2021 16:42
Durasi baca: 3 menit
Srikandi Samandiman memainkan pecut Samandiman dalam pertunjukan jaranan di Kediri. Foto:Bacaini/Novira

Srikandi Samandiman memainkan pecut Samandiman dalam pertunjukan jaranan di Kediri. Foto:Bacaini/Novira

Bacaini.id, KEDIRI – Pecut Samandiman sepanjang 7 meter berhasil dimainkan seniman Jaranan Kediri, Minggu 13 Juni 2021. Pecut Samandiman merupakan pecut khas kesenian Jaranan Kota Kediri yang cukup sulit dimainkan.

Selain memiliki rajutan yang unik, ukuran Pecut Samandiman yang mencapai 7 meter menjadi keistimewaan cemeti ini. Tak hanya keahlian bermain pecut, kekuatan yang besar juga menjadi syarat memainkan Pecut Samandiman.

“Hari ini kita adakan pementasan terbatas untuk memperkenalkan Pecut Samandiman sebagai pecut khas Kediri. Hingga kini masih banyak yang belum tahu dengan cemeti ini,” terang Hanif, seniman Jaranan asal Kelurahan Kemasan, Kecamatan Kediri Kota di tengah pementasan.

Hanif menjelaskan tak semua seniman bisa memainkan Pecut Samandiman. Ukuran yang besar dan panjang menjadi kesulitan tersendiri dalam memainkan. Apalagi pecut ini tak boleh menyentuh tanah saat dilecutkan.

Selain ukuran 7 meter, Pecut Samandiman koleksi Hanif ada yang mencapai panjang 15 meter dengan berat 5 kilogram. Hebatnya, pementasan hari ini yang digelar di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri dimainkan oleh Srikandi Pecut Samandiman. Mereka adalah seniman Jaranan berjenis kelamin perempuan.

Seperti biasa, pementasan diawali dengan ritual yang salah satunya membakar kemenyan. Ritual ini untuk berdoa dan memohon izin kepada Tuhan, serta penghormatan kepada leluhur.

Pecut Samandiman sepanjang 7 meter diletakkan di tengah arena. Setelah berdoa, salah seorang Srikandi Pecut Samandiman bernama Tutik yang mengenakan riasan Jaranan memainkan pecut itu.

Dengan lincah srikandi itu memungut cemeti dari lantai dan mengayun-ayunkan di udara. Setiap gerakan pecut beriringan dengan alunan musik yang dimainkan. Hingga tiba-tiba tubuh Tutik meliuk sebelum mengayunkan Pecut Samandiman dengan keras. Blaaarrrrr.

Srikandi Samandiman memainkan pecut sepanjang 7 meter. Foto: Bacaini/Novira Kharisma

Srikandi Jaranan

Mengayunkan cemeti ukuran besar hingga berbunyi keras tak mudah dilakukan kaum pria. Apalagi ada aturan khusus dalam memainkan Pecut Samandiman yang tak boleh menyentuh tanah.

Namun hal itu tak berlaku bagi Tutik. Perempuan berusia 40 tahun itu terlihat ringan memainkan pecut berbobot 5 kilogram. “Butuh latihan fisik dan stamina tubuh yang prima,” kata Tutik kepada Bacaini.id.

Tutik mengaku sudah berlatih bermain Jaranan dan memainkan pecut sejak tahun 2006. Latihan terberat adalah saat mengayunkan sambil memutar badan agar mengeluarkan energi besar.

“Kalau tidak fokus kita sendiri yang oleng. Bahkan bisa sampai tidak mau bunyi. Makanya latihan dan jaga stamina sebelumnya,” terang ibu satu anak ini.

Menurut Tutik, ada ukuran maksimal pecut yang bisa dimainkan seorang seniman Jaranan. Pecut dengan berat 5 kilogram dan panjang 8 metere bisa dimainkan perempuan. Sedangkan seniman pria memainkan pecut hingga 12 meter.

Dalam pementasan itu, Tutik tak bermain sendiri. Ada 11 Srikandi Samandiman yang ikut menari pecut dengan keahlian yang luar biasa.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: jaranankota kediripecut samandiman
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pimpin Apel Pagi, Gus Qowim Tekankan Kinerja Optimal dan Bijak Hadapi Isu Global

Mas Ipin Dorong Integrasi Data hingga Desa, Soroti Warga Tanpa KTP hingga KIS Dinonaktifkan

Fiskal Terbatas, Pemkab Trenggalek Prioritaskan Pasien Kronis dalam Pembiayaan JKN

  • Muscab PKB Blitar 2026 berlangsung tertutup dengan lima kandidat ketua DPC

    Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Lengkap dan Tinggal Copas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Cukup Dalih Mak Rini Tak Mencalonkan di Muscab PKB Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In