• Login
Bacaini.id
Monday, September 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

61 Tahun Setelah 1965, Apa yang Masih Diingat Kediri?

Enam puluh satu tahun setelah September 1965, peristiwa itu masih menyisakan banyak cerita di Kediri. Sebagian tersimpan dalam ingatan orang-orang yang mengalaminya, sebagian diwariskan melalui keluarga, dan sebagian lainnya perlahan berubah menjadi cerita yang dikenal generasi baru dari buku, film, dan media sosial.

ditulis oleh Hari Tri Wasono
28 September 2026 17:52
Durasi baca: 9 menit
Foto: bacaini.id/AI

Jawabannya bisa membawa kita ke banyak tempat. Seseorang mungkin bercerita tentang ayahnya yang tidak pernah pulang. Orang lain mungkin mengingat seorang tetangga yang tiba-tiba ditangkap. Ada yang mungkin mengingat bagaimana sebuah keluarga meninggalkan rumah. Ada pula yang hanya mengingat suasana kampung yang berubah dan orang-orang yang tiba-tiba berhenti saling berkunjung.

Tidak semua cerita akan sama, dan tidak semuanya benar hanya karena disampaikan oleh orang yang mengaku mengalami sendiri.

Justru karena itu cerita-cerita tersebut perlu dicatat sekarang, ketika para saksi masih ada, kemudian diperiksa dan dibandingkan dengan sumber lain.

baca ini: Siasat Masyumi Kalahkan PKI Dengan Politik Pertobatan

Saya pernah mencari cerita tentang 1965 ketika para saksi itu masih lebih muda. Kini waktu telah bergerak cukup jauh.

Mereka yang dulu saya temui mungkin sudah tidak ada. Sebagian orang yang ketika itu masih anak-anak sekarang menjadi kakek atau nenek. Sementara anak-anak mereka mungkin sudah memiliki anak sendiri yang sama sekali tidak mengalami masa tersebut.

Enam puluh satu tahun adalah waktu yang panjang. Bagi sejarah nasional, angka itu mungkin hanya sebuah rentang waktu. Bagi sebuah keluarga, enam puluh satu tahun bisa berarti tiga generasi.

Itulah sebabnya setiap September saya selalu berpikir bahwa persoalan 1965 bukan hanya soal bagaimana kita mengingat sebuah peristiwa, tetapi juga tentang siapa yang masih dapat menceritakannya.

Suatu saat nanti, orang-orang yang benar-benar mengalami 1965 tidak akan ada lagi. Yang tersisa adalah dokumen, buku, foto, film, dan cerita yang diwariskan dari mereka yang pernah mendengar pengalaman tersebut.

Sebelum sampai pada titik itu, masih ada kesempatan untuk mendengarkan langsung.

baca ini: Cara PKI Ucapkan Selamat Natal, Tapi Tidak Tahun Baru

Mungkin kita tidak akan mendapatkan satu cerita yang mampu menjelaskan seluruh peristiwa 1965. Memang tidak ada satu kesaksian yang bisa melakukan itu.

Tetapi dari cerita seorang ayah, seorang ibu, seorang tetangga, seorang mantan tahanan, seorang anak dari keluarga korban, atau seseorang yang hanya kebetulan melihat peristiwa itu dari dekat, kita bisa memahami bahwa sejarah yang selama ini kita kenal sebagai angka dan tanggal sebenarnya terdiri atas kehidupan manusia yang sangat panjang.

Dan mungkin itu alasan mengapa, setelah 61 tahun, 1965 masih belum benar-benar selesai dibicarakan. Bukan karena bangsa ini kekurangan buku tentangnya. Melainkan karena masih ada orang yang belum selesai menceritakan apa yang mereka alami. (htw/edt)

Tulisan ini dikembangkan dari pengalaman penulis ketika meliput peristiwa 1965 di Jawa Timur pada 2012

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 4 of 4
Prev1...34
Tags: 3Second kediriG30S1965Ingatan1965JurnalismeSejarahSejarahIndonesia
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Foto: bacaini.id/AI

61 Tahun Setelah 1965, Apa yang Masih Diingat Kediri?

Imigrasi Ngurah Rai mengamankan empat WNA dalam razia di Canggu Bali

Kepergok Jadi DJ di Canggu, 3 WNA Diamankan Imigrasi Ngurah Rai

Mbak Wali Minta Potensi Kelurahan Dikembangkan, Program Merata Pastikan Pembangunan Dirasakan Masyarakat

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In