• Login
Bacaini.id
Saturday, May 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

32 SMP Negeri di Tulungagung Kekurangan Siswa

ditulis oleh Editor
20 June 2022 15:55
Durasi baca: 2 menit
Kegiatan belajar di salah satu sekolah di Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Kegiatan belajar di salah satu sekolah di Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, Tulungagung – Puluhan SMP Negeri di Tulungagung masih belum mencapai kebutuhan dari pagu siswa. Bahkan hingga verifikasi penerimaan peserta didik baru (PPDB), SMPN 3 Bandung saat ini masih mendapatkan satu siswa.

Plt Kepala SMPN 3 Bandung, Nursidik membenarkan bahwa sekolahnya hingga saat ini masih mendapatkan satu siswa dalam PPDB gelombang pertama. Padahal sekolah yang dipimpinnya memiliki pagu sebanyak 128 siswa.

“Sebenarnya infromasinya ada 10 siswa yang akan mendafatar di SMPN 3 Bandung. Tapi sampai saat ini masih ada satu siswa saja yang masih mendaftar,” ungkap Nursidik, Senin, 20 Juni 2022.

Meski demikian, pihaknya tetap yakin bisa mendapatkan siswa tambahan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, SMPN 3 Bandung biasanya akan mendapatkan siswa dari Kabupaten Trenggalek. Meningat sekolahan ini terletak di wilayah perbatasan.

 “Tetapi memang setiap tahun kami tidak bisa memenuhi pagu yang seharusnya. Tahun lalu kami juga hanya mendapatkan 70 siswa,” bebernya.

Menurut Nursidik, minimnya siswa mendafatar di SMPN 3 Bandung juga disebabkan banyak calon siswa yang lebih memilih bersekolah di MTS atau di SMP lain. Padahal berbagai upaya sudah dilakukanya, seperti melakukan promosi sekolah secara door to door dengan harapan bisa lebih menarik minat siswa dan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMPN 3 Bandung.

“Kegiatan itu juga kami biayai dari uang pribadi kami. Kami benar-benar berharap tahun ini bisa memenuhi pagu. Mengingat, jumlah siswa yang terbatas akan berpengaruh pada beban mengajar guru tidak tetap di sini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung, Rahardian Puspita Bintara mengatakan, dari 48 lembaga SMPN di Tulungagung, masih ada 32 sekolah yang kekurangan siswa dalam PPDB gelombang pertama ini.

“Padahal jumlah lulusan siswa SD di Tulungagung tahun ini mencapai 12.000 siswa. SMPN yang kekurangan siswa kebanyakan berada diwilayah pinggiran. Selain itu kondisi ini juga disebabkan sebaran populasi yang tidak merata hingga persaingan antara SMP Negeri dan SMP Swasta,” jelas Rahardian.

Menurut Rahardian, pihaknya akan berupaya agar pada PPDB gelombang kedua sekolah-sekolah yang kekurangan murid bisa mencapai pagu yang semestinya. Namun, pihaknya tidak bisa menjanjikan apapun dengan upaya yang akan ditempuhnya pada PPDB gelombang kedua nanti.

 Diungkapkannya, dalam hal ini, Dispendikpora Kabupaten Tulungagung tidak mampu berbuat banyak dan hanya bisa melakukan evaluasi untuk tahun selanjutnya.

“Ukuran kami adalah semua lulusan SD di Tulungagung bisa bersekolah. Jadi apabila masih ada sekolah yang kekurangan pagu, sedangkan semua lulusan SD sudah dapat sekolah, maka yang bisa kami lakukan adalah melakukan evaluasi untuk menimbang pemberlakuan kebijakan marger sekolah,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kabupaten tulungagungPPDB 2022SMP Negeri Tulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petugas KAI Daop 7 Madiun bersama komunitas railfans menggelar kampanye anti pelecehan seksual di area stasiun kereta api

KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun dan Kereta

Ilustrasi minuman sole water, baking soda dan makanan fermentasi sebagai tren kesehatan viral di media sosial

Tren Kesehatan Viral di Media Sosial, Mana yang Fakta dan Sekadar Hype?

Mohammad Trijanto saat memberikan pernyataan terkait pengunduran diri dari pencalonan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030

Mohammad Trijanto Mundur dari Bursa Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030, Bebaskan Dukungan 14 Cabor

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Polri 2026, Dirreskrimum Polda Jatim Diganti Kombes Roy Hutton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Murdaya Poo Alumni GMNI Asal Blitar, Marhaeinis Konglomerat Rp20 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In