• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

18 Rumah Kembali Terendam, Satgas Sebut Banjir Villa Indah Tegal Besar Bukan Sekadar Faktor Alam

ditulis oleh Redaksi
13 February 2026 15:02
Durasi baca: 2 menit
Satgas Tata Ruang Kabupaten Jember saat meninjau Perumahan Villa Indah Tegal besar

Satgas Tata Ruang Kabupaten Jember saat meninjau Perumahan Villa Indah Tegal besar

BACAINI.ID, JEMBER – Banjir kembali menyergap Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jumat (13/2/2026). Sebanyak 18 rumah terendam setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Namun kali ini, sorotan tak lagi hanya tertuju pada cuaca.

Satgas Tata Ruang Kabupaten Jember menilai persoalan ini bukan semata bencana alam, melainkan diduga kuat berkaitan dengan kebijakan pengembang.

Lurah Tegal Besar, Maria Hardajanti, mengungkapkan banjir serupa pernah terjadi pada 2021. Artinya, problem ini bukan kejadian baru. Warga, kata dia, sudah berupaya mencari solusi, bahkan dua kali mengadu ke DPR.

“Pertemuan pertama pengembang hadir. Tapi pada undangan kedua mereka tidak datang,” ujarnya.

Menurut Maria, ketidakhadiran pengembang dalam forum resmi memperpanjang ketidakpastian nasib warga. Ia berharap kehadiran Satgas Tata Ruang bisa menjadi jalan tengah untuk memediasi konflik yang berlarut.

“Saya berharap Satgas bisa mempertemukan pengembang dengan warga agar cepat ada penyelesaian,” katanya.

Ketua Satgas Tata Ruang Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, saat meninjau lokasi menyampaikan pernyataan lebih tegas. Ia menyebut kondisi di Villa Indah tidak bisa dikategorikan sebagai musibah alam murni.

Perumahan tersebut berdiri di bantaran sungai, dengan jarak sekitar 10 meter dari bibir sungai. Menurutnya, kondisi tata ruang seperti itu berpotensi memperbesar risiko banjir saat debit air meningkat.
“Ini bukan sekadar musibah. Ada kebijakan yang menyebabkan warga terdampak. Pemerintah berpihak pada korban dan ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Satgas Tata Ruang, lanjut Fauzi, akan menempuh langkah moderat terlebih dahulu dengan memanggil pengembang untuk mediasi formal. Pemerintah daerah memposisikan diri sebagai fasilitator agar solusi dapat dicapai tanpa harus langsung masuk ke ranah hukum.

“Kami mengutamakan penyelesaian non-litigasi yang menguntungkan warga. Jika mediasi tidak menemukan titik temu, keputusan untuk membawa ke jalur hukum ada di tangan Bupati,” tandasnya.

Kasus Villa Indah menjadi cermin persoalan tata ruang yang kerap berulang. Di satu sisi, kebutuhan hunian meningkat. Di sisi lain, pengawasan terhadap kepatuhan pengembang kerap dipertanyakan.

Bagi warga Tegal Besar, yang kini sibuk membersihkan sisa lumpur di rumah masing-masing, yang dibutuhkan bukan lagi janji. Mereka menanti kepastian apakah banjir ini akan terus menjadi siklus tahunan, atau benar-benar ada koreksi terhadap kebijakan yang dinilai keliru sejak awal.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In