• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Warga Kediri Buat Kerajinan Bambu Beromset Belasan Juta

ditulis oleh
21 January 2021 19:18
Durasi baca: 2 menit

KEDIRI – Seorang warga Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri berhasil membuat karya kerajinan bambu bernilai jual tinggi. Dalam sebulan omset yang didapat mencapai belasan juta rupiah.

Pemilik sekaligus pengrajin bambu, Mujiana mengatakan, pembuatan bambu ini mulanya dilakukan lantaran banyaknya bahan baku di daerah tempat ia tinggal. Dengan keterampilan yang dimilikinya bambu disulap menjadi mebel dan kerajinan interior yang terbuat dari anyaman.

“Produk kerajinan ini saya mulai buat sejak lima tahun yang lalu. Saya mencoba menerapkan apa yang saya dapatkan ketika pelatihan dan berhasil membuat Logender Art ini,” jelasnya kepada bacaini.id, Kamis, 21 Januari 2020.

Dia juga mengatakan, pembuatan produk bambu ini dilatarbelakangi keresahanya melihat bambu hanya sebatas digunakan sebagai pagar, penahan tanaman atau lanjaran oleh warga desa. Padahal seharusnya bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih baik.

Sampai akhirnya ia belajar membuat kerajinan interior yang terbuat dari bahan baku bambu dalam banyak varian dan menerapkan ilmunya hingga seperti sekarang. “Akhirnya karena itu saya membuat meja, kursi, tempat tidur, rak sudut hingga aneka perabot dapur dari anyaman bambu,” katanya.

Mujiana mengatakan, selama pandemi omset usahanya menurun drastis. Turunya tak tanggung-tanggung hingga 60 persen. Namun meski demikian omset setiap bulannya masih bisa mencapai Rp 15 sampai Rp 20 juta.

“Satu bulan bisa bikin meja, kursi, gazebo masing-masing 4 set, harganya kalau meja kursi Rp2,5 juta, gasebo Rp 4 juta. Dari bambu itu lebih awet dan kuat, jadi harganya memang sesuai,” ucap Mujiana.

Selama ini untuk bahan baku dikatakannya sama sekali tidak mengalami kendala. Hanya saja untuk pemesanan gasebo terkadang dia harus memesan bambu dari daerah lain. Karena bambu yang digunakan biasanya lebih besar, sedangkan bambu petung di lingkungannya tidak tumbuh sebesar yang biasanya digunakan. “Untuk bambu petung ukuran besar biasanya pesan dari daerah Malang, Kasembon dan Trenggalek,” tambahnya.

Mujiana melanjutkan, Logender Art biasanya melayani pesanan lokalan, tetapi untuk luar daerah pernah melakukan pengiriman ke Kalimantan, Bali dan juga NTT.

Adapun kendala terbesar saat ini adalah tenaga pekerja, karena selama masa pandemi ini Mujiana hanya mampu membayar paling tidak 2 sampai 3 pekerja. Karena orderan sepi, sehingga pekerja yang ada terpaksa berhenti untuk mendapat pekerjaan lain.

Usaha Logender Art ini masih terus berjalan dengan beberapa pesanan yang masih ada. Bersama salah satu temannya, produksi Logender Art masih berjalan sesuai orderan walaupun terbatas.

“Sebenarnya keinginan saya bukan untuk menerima pekerja, lebih dari itu saya ingin mengembangkan keterampilan dasar warga agar bisa belajar dan buka usaha sendiri, biar pemuda yang pengangguran, dan petani di sini bisa memiliki penghasilan lebih dengan memanfaatkan bambu yang melimpah di lingkungannya sendiri,” tutup Mujiana.

Penulis : Novira Kharisma

Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Kerajinan bambuLogender art
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Batu rubi jumbo 11.000 karat temuan terbaru di Mogok Myanmar

Rubi Jumbo 11.000 Karat Hebohkan Myanmar, Batu Mulia Terbaik

Ahmad Dhani dan Maia Estianty sambut kelahiran cucu pertama berweton Minggu Pahing

Cucu Ahmad Dhani Lahir Minggu Pahing, Ini Watak dan Karakternya Menurut Primbon Jawa

Aktivitas pedagang di Pasar Pahing kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Rupiah Terjun Bebas, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Kecil

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yakuza Maneges, Kelompok Marginal yang Menjadi Poros Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In