• Login
Bacaini.id
Monday, June 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Wabah PMK Meluas, Jumlah Vaksin Terbatas

ditulis oleh Redaksi
20 January 2025 19:03
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.ID, KEDIRI – Pemerintah daerah kesulitan mengatasi penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kota Kediri. Dari 3.000 ekor populasi sapi di kota ini, jatah vaksin dari pemerintah pusat hanya 300 dosis saja.

Pejabat Otoritas Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, drh. Pujiono mengatakan terdapat 55 kasus PMK yang menyerang sapi sejak Desember 2024. “Satu ekor sapi mati,” katanya kepada Bacaini.ID, Senin, 20 Januari 2025.

Jumlah populasi sapi di Kota kediri tercatat lebih dari 3.000 ekor. Untuk mencegah meluasnya wabah ini,  petugas melakukan vaksinasi ke lokasi yang menjadi prioritas. Sebab jatah vaksin untuk Kota Kediri hanya 300 dosis saja.

Selama 36 tahun sebelum tahun 2022, menurut Pujion, Indonesia bebas dari PMK. Baru pada bulan Mei 2022 terjadi wabah pertama di Jawa Timur, yang ternyata sudah mewabah ke seluruh Indonesia. Hingga pada Desember 2024 kembali ada laporan munculnya wabah ini kembali.

“Kalau dilihat potenseinya seperti ini, tidak menutup kemungkinan akan menjadi pandemia tau wabah terus menerus, karena kita belum bebas,” beber drh. Pujiono.

Ia mengungkapkan, ada dua hal yang bisa dilakukan agar terbebas dari wabah ini, yakni; bebas secara natural dan bebas dengan vaksinasi. “Nah yang kita tempuh sekarang ini adalah upaya bebas dengan vaksinasi,” tandasnya.

Ia mengimbau agar para peternak bisa melakukan vaksinasi mandiri dengan pembelian melalui marketplace maupun toko-toko perlengkapan hewan. Jika menghendaki vaksin gratis harus melapor ke dinas terkait agar masuk dalam jadwal vaksinasi. Penulis: A.K. Jatmiko
Editor: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: dinas ketahanan pangan kota kdiripmk
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan saat peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Kota Blitar

Megawati Bicara soal Prabowo di Blitar: Saya Bukan Musuh Dia

41 dapur mbg milik yasika

Fenomena MBG, Dibenci Mahasiswa, Dicintai Pelajar Indonesia

Ilustrasi dana Bansos

Ramai-ramai Cek Status Penerima Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In