Bacaini.ID, TRENGGALEK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 resmi digelar di Desa Sukorejo dan Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat ini difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan warga desa.
Kepala Staf Korem (Kasrem) 081/Dirotsaha Jaya, Letkol Inf Maine Helmi, menyampaikan bahwa TMMD kali ini mencakup berbagai kegiatan fisik dan nonfisik.
Di antaranya pembangunan jalan, penyediaan sarana air bersih, hingga pembangunan rumah bagi warga.
“Program ini melibatkan sekitar satu satuan setingkat kompi (SSK) personel TNI yang diterjunkan langsung ke lokasi sasaran.”jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, dalam sambutannya menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan.
“TMMD ini adalah program terpadu lintas sektoral antara TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat. Tujuannya untuk memberdayakan masyarakat serta meningkatkan akselerasi pembangunan guna mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh,” ujar Syah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD ke-128 di Trenggalek. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci utama dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Syah menekankan bahwa fokus utama TMMD tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta aksesibilitas antarwilayah. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus kesejahteraan warga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan dampak positif secara langsung. Ini juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa meninggalkan kearifan lokal,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut. Partisipasi warga dinilai sangat penting, baik sebagai subjek maupun objek pembangunan.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka pelaksanaan TMMD ke-128 tahun anggaran 2026 dengan harapan kegiatan ini menjadi momentum mempererat gotong royong serta menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan TMMD ke-128 di Kecamatan Gandusari saya nyatakan resmi dibuka,” pungkasnya.(abi/ADV)





