• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tidak Suka Hari Valentine? 14 Februari Juga Diperingati Hari Pemberian Buku Internasional

Bagi yang tidak suka Hari Valentine, 14 Februari bisa dirayakan dengan cara lebih bermakna lewat Hari Pemberian Buku Internasional, gerakan global berbagi literasi untuk anak-anak

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
14 February 2026 11:23
Durasi baca: 3 menit
Donasi buku untuk anak-anak dalam gerakan literasi global

14 Februari tidak hanya tentang Valentine, tetapi juga Hari Pemberian Buku Internasional yang mendorong berbagi literasi untuk anak-anak (Foto ilustrasi/AI/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI – Tidak semua orang merasa cocok merayakan Hari Valentine. Bagi yang tidak suka Hari Valentine, 14 Februari ternyata juga diperingati sebagai Hari Pemberian Buku Internasional atau International Book Giving Day, sebuah gerakan global yang mengajak masyarakat berbagi buku untuk anak-anak.

Jika merasa tidak punya akar budaya dan keyakinan untuk merayakan Hari Valentine, Hari Pemberian Buku Internasional bisa menjadi pilihan. Sehingga 14 Februari tetap bermakna.

Baca Juga:

  • Taman Baca Mahanani Luncurkan Website Resmi
  • 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer yang Berdarah Kediri

14 Februari, Hari Pemberian Buku Internasional

International Book Giving Day merupakan inisiatif sukarela global yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari untuk meningkatkan akses anak-anak terhadap buku dan menumbuhkan minat baca di seluruh dunia.

Alih-alih memberi orang yang disayang sebatang cokelat atau buket bunga, memberi buku untuk anak-anak lebih memiliki nilai edukatif dan bermanfaat.

Internasional Book Giving Day awalnya dimulai di Inggris Raya. Dan selama bertahun-tahun telah menyebar terutama di kalangan pecinta buku seluruh dunia.

Diinisiatori Pustakawan

Inisiator utama dari International Book Giving Day adalah Amy Broadmoore, seorang pustakawan sekolah dan blogger Delightful Children’s Books asal Amerika Serikat. 

Ide memberi hadiah sebuah buku, muncul pada tahun 2012 ketika putra Amy bertanya mengapa tidak ada hari di mana orang-orang saling memberi buku seperti saat merayakan Valentine.

Menyadari kebutuhan akan buku untuk anak-anak di daerah-daerah yang kekurangan dana, Amy mengembangkan konsep ini bersama Zoe Toft, seorang narablog literasi lainnya.

Tujuannya sederhana, memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk memiliki buku sendiri dan meningkatkan antusiasme anak-anak terhadap buku.

Selain itu, buku juga dapat mendukung perkembangan anak dengan manfaatnya yang membantu perkembangan kognitif, kosa kata, dan kreativitas anak melalui literasi sejak dini. 

Berbeda dengan Hari Buku Sedunia yang berfokus pada literasi secara umum, International Book Giving Day berfokus pada tindakan nyata memberi buku. 

Fokus perayaan ini adalah mendorong orang-orang di seluruh dunia untuk memberikan buku kepada seorang anak pada tanggal 14 Februari.

Pada tahun 2013, Amy menyerahkan pengelolaan inisiatif ini kepada Emma Perry, seorang penulis buku anak dan pendiri situs ulasan buku My Book Corner, yang hingga kini terus memimpin gerakan global ini.

Hingga saat ini, perayaan International Book Giving Day tetap menjadi inisiatif nirlaba yang sepenuhnya dijalankan oleh sukarelawan di lebih dari 44 negara untuk memastikan anak-anak mendapatkan akses ke bahan bacaan. 

Yang Harus Dilakukan Untuk Merayakan Internasional Book Giving Day

Apa saja yang harus dilakukan untuk berpartisipasi dalam Hari Pemberian Buku Internasional?

• Memberi Hadiah Buku Bacaan

Hadiahkan buku kepada teman, keluarga, atau anak-anak di lingkungan sekitar.

• Donasi Buku

Menyumbangkan buku bekas yang masih layak ke perpustakaan lokal, rumah sakit, panti asuhan, atau tempat penampungan.

• Meninggalkan Buku di Ruang Publik

Meletakkan buku di ruang publik, seperti ruang tunggu atau bangku taman agar bisa ditemukan dan dibaca oleh anak lain.

• Berbagi di Media Sosial

Di era digital, cara ini mungkin yang lebih mudah menjangkau banyak orang. Undang orang yang berminat pada buku-buku yang akan dibagikan secara gratis melalui media sosial. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: tidak suka hari valentine
Via: hari pemberian buku internasional
Tags: 14 februarigerakan literasihari pemberian bukutidak suka hari valentine
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In