• Login
Bacaini.id
Sunday, July 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Target Lima Tahun: Gus Fawait Pasang Alarm Turunkan Kemiskinan Jember

ditulis oleh Redaksi
12 February 2026 14:57
Durasi baca: 2 menit
Program SITASKIN, kolaborasi Pemkab Jember bersama BP Taskin untuk mengentaskan kemiskinan di Jember

Program SITASKIN, kolaborasi Pemkab Jember bersama BP Taskin untuk mengentaskan kemiskinan di Jember

BACAINI.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mulai memetakan langkah serius untuk menekan angka kemiskinan. Tak ingin berjalan sendiri, Bupati Jember, Muhammad Fawait menggandeng pemerintah pusat melalui Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).

Sinergi itu terjalin dalam forum Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SITASKIN) yang digelar di Balai Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kamis (12/2/2026).

Didampingi Wakil Ketua BP Taskin Iwan Sumule, bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan bahwa kemiskinan bukan persoalan yang bisa diselesaikan dengan pendekatan parsial.

Menurutnya, dibutuhkan kerja kolaboratif antara pusat dan daerah agar program tidak berhenti sebatas seremoni.
“Masalah kemiskinan tidak bisa ditangani sendiri. Harus ada sinergi nyata antara pemerintah daerah dan pusat. SITASKIN ini menjadi langkah awal kolaborasi konkret,” tegasnya.

Ia menyebut, kantong-kantong kemiskinan di Jember banyak terkonsentrasi di wilayah perdesaan. Terutama daerah sekitar hutan, kawasan perkebunan, hingga wilayah pesisir. Karena itu, strategi yang disiapkan akan menyasar sektor pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Perbaikan infrastruktur sekolah, pemberdayaan ekonomi warga, hingga peningkatan akses layanan dasar menjadi fokus intervensi. Gus Fawait juga menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan bukan pekerjaan instan.

“Ini bukan sulap yang selesai dalam semalam. Tapi kami berkomitmen dalam lima tahun ke depan, angka kemiskinan Jember harus turun signifikan dibanding periode sebelumnya,” ujarnya optimistis.

Sebagai wujud komitmen, Pemkab Jember menyalurkan sejumlah bantuan secara simbolis. Di antaranya 200 paket Gemarikan, paket sembako senilai Rp250 ribu plus santunan tunai Rp100 ribu, serta distribusi bantuan di Kampung Zakat.

Tak hanya itu, sejumlah program kembali diaktifkan, seperti PBI JKN untuk menjamin layanan kesehatan warga miskin, Program Genting untuk perbaikan atap rumah, hingga jambanisasi guna memperbaiki sanitasi lingkungan.

Bantuan tablet bagi anak yatim jenjang TK dan SD, serta Kacamata Pintar untuk warga tunanetra juga disalurkan.
Pemkab juga meluncurkan Program Lansia Berdaya agar warga lanjut usia tetap mendapat perhatian dan dukungan sosial.

Sementara itu, Iwan Sumule menilai Jember menjadi salah satu daerah prioritas karena angka kemiskinan ekstremnya masih tergolong tinggi. Ia menekankan bahwa program pengentasan kemiskinan harus berkelanjutan dan tidak bersifat jangka pendek.

“Program tidak boleh temporer. Harus berkesinambungan agar penurunan angka kemiskinan bisa terjaga. Kuncinya kolaborasi dan keberlanjutan,” katanya.

Ia juga memastikan BP Taskin hadir untuk mempercepat koordinasi dan memangkas hambatan birokrasi agar program kesejahteraan lebih tepat sasaran.

Kolaborasi pusat-daerah ini diharapkan tak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan benar-benar menghadirkan perubahan konkret bagi warga miskin di Jember dalam lima tahun ke depan.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jenderal Feisal Tanjung, R Hartono, Syarwan Hamid, dan Sutiyoso merupakan petinggi militer Orde Baru yang menjabat saat tragedi Kudatuli atau Kerusuhan 27 Juli 1996

Kudatuli 27 Juli 1996: Daftar Petinggi Militer Orde Baru Saat Kerusuhan

Konferensi Pers Ari Lasso di Hotel Grand Surya Kediri. Foto: Humas

Generasi 90-an Merapat, ada Ari Lasso di GOR Jayabaya Kediri

Anggota Polri pengemudi Alphard saat membuat surat pernyataan di Polsek Menteng. Foto: istimewa

Kesalahan Fatal Brigadir Raka, Palsukan Nopol Hingga Intimidasi Satpam

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In